Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu nutrisi dan makanan ternak jurusan peternakan fakultas pertanian universitas syiah kuala, dilaksanakan pada tanggal 3 januari – 17 februari2011. penelitian ini bertujuan melihat persentase koefesien cerna bahan kering dan koefesien cerna bahan organik secara in vitro pada rumput brachiaria humidicoladengan menggunakan jenis dan dosis pupuk yang berbeda, yaitu pupuk feses sapi dan feses ayam.penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola faktorialyang terdiri dari dua faktor, yaitu faktor jenis pupuk (l) dan faktor dosis pupuk (d). faktor jenis pupukterdiri dari feses sapi (l1) dan feses ayam (l2). faktor dosis pupuk terdiri dari 5 ton/ha (d1), 10 ton/ha (d2), 15 ton/ha (d3).cairan rumen sapi aceh jantan digunakan untuk fermentasi kecernaan in vitro.parameter yang diukur adalah koefisien cerna bahan kering (kcbk) dan koefisien cerna bahan organik (kcbo) secara in vitro.data yang diperoleh pada penelitian dianalisis dengan sidik ragam (analysis of variance/anova)dan kemudian dilanjutkan dengan uji duncan antar perlakuan. hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang sangat nyata (p< 0,01) antara jenis dan dosis pupuk yang berbeda terhadap koefisien cerna bk pada rumput bh, sedangkan koefisen cerna bo menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (p< 0,01) pada dosis pupuk yang berbeda. kata kunci: brachiaria humidicola, in vitro, cairan rumen sapi aceh, koefesien cerna bahan kering, dan koefesien cerna bahan organik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN JENIS DAN DOSIS PUPUK YANG BERBEDA PADA RUMPUT BRACHIARIA HUMIDICOLA TERHADAP KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING DAN ORGANIK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : PEMAMFAATAN KOTORAN TERNAK UNTUK MEMPERBAHARUI SIFAT-SIFAT FISIKA TANAH DAN PRODUKSI RUMPUT BRACHIARIA HUMIDICOLA (BH) PADA PADANG PENGEMBALAAN (Saiful Helmy, 2025)