Melia ariska. (2025). upaya guru ppkn membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa di mtsn 1 nagan raya [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan hasbi ali, s.pd., m.si dan dr. saiful, s.pd., m.si rendahnya kesadaran hukum berlalu lintas di kalangan pelajar ditandai dengan banyaknya pelanggaran seperti tidak memakai helm, belum memiliki sim, serta menggunakan kendaraan tidak sesuai standar. adapun tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui upaya guru ppkn dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa di mtsn 1 nagan raya (2) untuk mengatetahui faktor pendukung dan penghambat guru ppkn dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas siswa di mtsn 1 nagan raya. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. subjek penelitian diambil 2 orang guru ppkn yang mengajar di mtsn 1 nagan raya. hasil dari penelitian ini (1) menunjukkan bahwa guru ppkn melakukan berbagai strategi seperti pemberian materi hukum lalu lintas dalam pembelajaran, memberikan contoh keteladanan, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan pihak kepolisian untuk membina siswa dalam berlalu lintas (2) faktor pendukungnya meliputi profesionalitas guru, lingkungan sekolah yang kondusif, dan partisipasi orang tua. sementara itu, hambatan yang dihadapi guru cenderung bersifat teknis dan ringan, seperti kurangnya kesadaran siswa dan pengawasan dari orang tua. kesimpulan (1) guru ppkn di mtsn 1 nagan raya berperan penting membangun kesadaran hukum lalu lintas siswa melalui pembelajaran kontekstual, kolaborasi, dan pengawasan berkelanjutan (2) faktor pendukung seperti kompetensi guru, media menarik, dan kerja sama lintas pihak turut menunjang pembinaan kesadaran hukum berlalu lintas, sementara hambatan seperti rendahnya disiplin siswa diatasi melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif secara berkelanjutan. penelitian ini menyarankan (1) guru ppkn disarankan lebih aktif melalui pembelajaran interaktif, keteladanan, dan kerja sama untuk membentuk sikap sadar hukum siswa (2) kolaborasi berkelanjutan dan media pembelajaran menarik diperlukan untuk mengatasi hambatan dan membentuk kesadaran hukum siswa (3) peneliti selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak informan, menggunakan triangulasi data, dan mengkaji aspek lain terkait lalu lintas. kata kunci : guru ppkn, kesadaran hukum, lalu lintas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UPAYA GURU PPKN MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS SISWA DI MTSN 1 NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : STRATEGI SOSIALISASI UNDANG-UNDANG LALU LINTAS NO. 22 TAHUN 2009 DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN MASYARAKAT BERLALU LINTASRN(STUDI PADA SATLANTAS KOTA LHOKSEMAWE) (Efrida Sari, 2014)
Abstract
Melia Ariska. (2025). The Efforts of Civics Education Teachers in Developing Students' Traffic Law Awareness at MTsN 1 Nagan Raya [Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Hasbi Ali, S.Pd., M.Si and Dr. Saiful, S.Pd., M.Si. The low level of legal awareness regarding traffic rules among students is evident from numerous violations such as not wearing helmets, not having a driving license (SIM), and using non-standard vehicles. The objectives of this research are (1) To identify the efforts made by Civics (PPKn) teachers in building traffic law awareness among students at MTsN 1 Nagan Raya and (2) To identify the supporting and inhibiting factors faced by PPKn teachers in fostering traffic law awareness among students at MTsN 1 Nagan Raya. This research employs a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques involve interviews. The research subjects consist of two PPKn teachers teaching at MTsN 1 Nagan Raya. The results of this research show that (1) PPKn teachers employ various strategies such as integrating traffic law topics into lessons, serving as role models, and collaborating with parents and the police to guide students in traffic behavior (2) Supporting factors include teacher professionalism, a conducive school environment, and parental involvement. Meanwhile, the obstacles faced by teachers are generally technical and minor, such as students' lack of awareness and insufficient parental supervision. The conclusions are as follows (1) PPKn teachers at MTsN 1 Nagan Raya play a crucial role in developing students’ awareness of traffic law through contextual learning, collaboration, and continuous supervision (2) Supporting factors such as teacher competence, engaging learning media, and cross-sector collaboration help enhance traffic law awareness. On the other hand, obstacles such as students’ low discipline are addressed through sustained educational and collaborative approaches. This study suggests that (1) PPKn teachers should be more proactive through interactive learning, role modeling, and collaboration to shape students' legal awareness (2) Ongoing collaboration and engaging learning media are needed to overcome obstacles and foster students’ traffic law awareness (3) Future researchers are encouraged to involve more informants, use data triangulation, and explore other aspects related to traffic issues. Keywords: Civics Education Teacher, Legal Awareness, Traffic.
Baca Juga : KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP HUKUM WARIS DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (Rahmat Puanda Putra, 2019)