Turki merupakan wilayah dengan aktivitas seismik tinggi akibat interaksi kompleks antara lempeng eurasia, afrika, dan arabian yang membentuk sistem patahan utama, yaitu patahan anatolia utara (naf) dan patahan anatolia timur (eaf), serta sejumlah patahan minor. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi lokasi hiposenter gempa dan mengidentifikasi pola patahan aktif di wilayah turki menggunakan metode relokasi hypocenter double difference (hypodd). data yang digunakan mencakup 7805 kejadian gempa bumi pada periode 2001–2010, yang direkam oleh 558 stasiun seismik, diperoleh dari laboratorium geohazard tdmrc universitas syiah kuala. proses relokasi dilakukan dengan perangkat lunak hypodd menggunakan model kecepatan gelombang crust 1.0. hasil relokasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi lokasi hiposenter, dengan penurunan nilai root mean square (rms) dari rata-rata 3–4 detik menjadi kurang dari 1 detik. distribusi hiposenter pascarelokasi memperlihatkan pola klaster yang mengikuti jalur patahan utama dan mengindikasikan kemungkinan adanya struktur patahan baru. interpretasi lanjutan dilakukan melalui penampang vertikal dan analisis topografi menggunakan data model elevasi digital (dem). penelitian ini berhasil mengidentifikasi 37 klaster gempa dan menemukan 12 patahan baru yang sebelumnya belum terpetakan, termasuk patahan Çevreli, hacıali, ovacık, nurhak, darende, sapanca, süphan, kocaköy, taşköprü, karaca dağ, tall baz, dan ajajah. penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tektonik regional dan upaya mitigasi bencana gempa di wilayah turki. kata kunci: hypodd, relokasi gempa, turki, patahan aktif, distribusi hiposenter.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INVESTIGASI PATAHAN AKTIF DI TURKI BERDASARKAN DISTRIBUSI GEMPA HASIL RELOKASI. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : RELOKASI DUA TAHAP GEMPA MIKRO SEKITAR LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU (Ithahira Nurul Sidrah, 2023)
Abstract
Turkey is a region of high seismic activity due to the complex interaction between the Eurasian, African, and Arabian Plates that form major fault systems, namely the North Anatolian Fault (NAF) and the East Anatolian Fault (EAF), as well as a number of minor faults. This study aims to improve the accuracy of earthquake hypocenter locations and identify active fault patterns in the Turkish region using the Hypocenter Double Difference (HypoDD) relocation method. The data used includes 7805 earthquake events in the period 2001-2010, recorded by 558 seismic stations, obtained from the Geohazard Laboratory TDMRC Syiah Kuala University. The relocation process was performed with HypoDD software using the CRUST 1.0 wave velocity model. The relocation results show a significant improvement in hypocenter location accuracy, with a decrease in Root Mean Square (RMS) values from an average of 3-4 seconds to less than 1 second. The post-relocation hypocenter distribution shows a cluster pattern that follows the main fault line and indicates the possibility of a new fault structure. Advanced interpretation was performed through vertical cross-section and topographic analysis using Digital Elevation Model (DEM) data. The study successfully identified 37 earthquake clusters and discovered 12 new, previously unmapped faults, including the Çevreli, Hacıali, Ovacık, Nurhak, Darende, Sapanca, Süphan, Kocaköy, Taşköprü, Karaca Dağ, Tall Baz, and Ajajah faults. This research makes an important contribution to the understanding of regional tectonics and earthquake disaster mitigation efforts in the Turkish region. Keyword:HypoDD, earthquake relocation, Turkey, active fault, hypocenter distribution.
Baca Juga : ANALISIS STRUKTUR 3D LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU MENGGUNAKAN METODE TOMOGRAFI SEISMIK BERDASARKAN DATA GEMPA MIKRO (Fitri Nulhotimah, 2025)