Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di kota banda aceh menyebabkan tingginya kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (mbr). namun, keterbatasan lahan serta tingginya harga tanah mengakibatkan banyak masyarakat kesulitan memperoleh tempat tinggal yang memadai. selain itu, sebagian besar masyarakat berpenghasilan rendah (mbr) yang bekerja di sektor informal tidak dapat mengakses fasilitas kredit pemilikan rumah (kpr), sehingga memilih untuk menyewa atau tinggal di rumah yang tidak layak huni. berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebagai solusi terhadap permasalahan perumahan di kota banda aceh. perancangan ini mengusung pendekatan arsitektur tropis yang menyesuaikan dengan karakter iklim setempat, seperti pencahayaan alami, ventilasi silang, dan perlindungan terhadap panas serta hujan tropis. tujuan dari perancangan ini adalah menciptakan hunian vertikal yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kondisi iklim serta lingkungan setempat. metode pendekatan yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, studi literatur, serta analisis tapak dan kebutuhan ruang yang disesuaikan dengan standar perancangan hunian vertikal. hasil perancangan diharapkan dapat menjadi alternatif hunian bagi masyarakat berpenghasial rendah (mbr) yang tidak hanya terjangkau secara ekonomi, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup melalui lingkungan permukiman yang tertata, sehat, dan berkelanjutan. kata kunci: rumah susun, masyarakat berpenghasilan rendah, hunian vertikal, banda aceh, arsitektur tropis
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI BANDA ACEH TEMA: ARSITEKTUR TROPIS (Nurkarismaya, 2024)
Abstract
The continuous population growth in Banda Aceh City has led to a high demand for decent and affordable housing, especially for low-income communities (MBR). However, limited land availability and high land prices have made it difficult for many people to obtain adequate housing. Additionally, most Low-Income Groups (LIG) working in the informal sector cannot access Home Ownership Loans (HOL), leading them to rent or live in substandard housing. Given this situation, the design of Simple Rental Apartment Buildings (Rusunawa) is needed as a solution to the housing issues in Banda Aceh City. This design adopts a tropical architectural approach that aligns with the local climate characteristics, such as natural lighting, cross-ventilation, and protection against tropical heat and rain. The objective of this design is to create safe, comfortable, and climate-appropriate vertical housing that harmonizes with the local environment. The methods used include field data collection, literature review, and site analysis and space requirements tailored to vertical housing alternative for Low-Income Communities (LIC) that not only meets economic affordability but also supports improved quality of life through well-planned, healthy, and sustainable residential environments. Keywords: apartment buildings, low-income communities, vertical housing, Banda Aceh, Tropical Architecture
Baca Juga : URBAN HOUSING DEMAND PADA RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA KEUDAH DI BANDA ACEH (ALWI FAJRI, 2022)