Pembangunan infrastruktur kesehatan merupakan prioritas penting untuk meningkatkan kualitas layanan medis, khususnya di wilayah sumatera yang masih terbatas fasilitas kesehatannya. salah satu fasilitas yang sangat dibutuhkan adalah gedung onkologi sebagai pusat layanan diagnosis dan pengobatan kanker terpadu. untuk rencana pembangunan bunker di gedung onkologi rsud dr. zainoel abidin banda aceh, diperlukan perencanaan pondasi yang aman dan sesuai kondisi tanah di lokasi proyek. pondasi tiang bor (bored pile) dipilih karena mampu menyalurkan beban ke lapisan tanah keras di kedalaman tertentu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya daya dukung dan penurunan pondasi tiang bor berdasarkan data uji standard penetration test (spt) di lokasi pembangunan bunker. objek penelitian berupa pondasi bored pile dengan diameter 0,6 meter dan kedalaman 28 meter. pengujian spt dilakukan pada 3(tiga) titik yang telah ditentukan koordinatnya oleh pihak rsudza selaku pemilik proyek dan pihak konsultan perencana. titik pengujian tersebut diberi kode bh-01, bh-02, dan bh-03 dengan huruf bh menyatakan kode untuk pengujian pemboran teknik atau bore hole, sedangkan angka 01, 02, dan 03 menunjukkan penomoran dan jumlah titik pengujian. namun pada penelitian ini data yang digunakan adalah hasil pengujian spt pada titik bh-02. perhitungan daya dukung dilakukan menggunakan metode meyerhof (1976), sedangkan perhitungan penurunan pondasi dihitung dengan metode vesic (1977). hasil perhitungan daya dukung pondasi bore pile pada tiang tunggal dengan menggunakan metode mayerhof (1976) berdasarkan data spt pada pengujian titik bh-02 didapatkan hasil daya dukung ultimit qu sebesar 261,81 ton dan daya dukung ijin qall sebesar 130,9 ton pertitik tiang bor. pada perhitungan penurunan total tiang bor tunggal menggunakan metode vesic (1977) yang didapatkan dari hasil perhitungan adalah 0,0383 meter, sedangkan batas penurunan yang diizinkan adalah 0,06 meter, karena nilai penurunan total ≤ penurunan izin (0,0383 m ≤ 0,06 m), maka penurunan tiang bor dinyatakan aman. kata kunci: gedung onkologi, rsud dr. zainoel abidin, daya dukung, tiang bor, spt, penurunan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG BOR (BORED PILE) BERDASARKAN DATA SPT PADA LOKASI PEMBANGUNAN BUNKER GEDUNG ONKOLOGI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN. Banda Aceh Fakultas Teknik (D3),2025
Baca Juga : PENGUJIAN PIT (PILE INTEGRITY TEST) PADA PONDASI TIANG BOR (BORED PILE) DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN (RSUDZA) BANDA ACEH (SHELLY HARFIDA NOVSAH, 2024)
Abstract
The development of healthcare infrastructure is a key priority to improve the quality of medical services, especially in the Sumatra region, where health facilities remain limited. One of the much-needed facilities is an oncology building, serving as a center for integrated cancer diagnosis and treatment. For the planned construction of a bunker at the Oncology Building of Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital (RSUDZA) in Banda Aceh, a safe foundation design appropriate to the soil conditions at the project site is required. Bored pile foundations were chosen due to their ability to transfer loads to deeper, harder soil layers. This study aims to determine the bearing capacity and settlement of bored pile foundations based on Standard Penetration Test (SPT) data at the bunker construction site. The object of this research is a bored pile foundation with a diameter of 0.6 meters and a depth of 28 meters. SPT testing was conducted at three (3) predetermined points, with coordinates specified by RSUDZA as the project owner and the design consultant. These test points are coded as BH-01, BH-02, and BH-03, where "BH" denotes Bore Hole and the numbers 01, 02, and 03 indicate the test point numbering and total number of locations. However, this study uses only the SPT data obtained from point BH-02. The bearing capacity was calculated using the Meyerhof method (1976), while the settlement calculation was performed using the Vesic method (1977). The result of the ultimate bearing capacity (Qu) for a single bored pile, calculated using the Meyerhof method (1976) and based on the SPT data at BH-02, is 261.81 tons, with an allowable bearing capacity (Qall) of 130.9 tons per pile. The total settlement of a single bored pile using the Vesic method (1977) was calculated to be 0.0383 meters. Given that the allowable settlement is 0.06 meters, and the total settlement ≤ allowable settlement (0.0383 m ≤ 0.06 m), the bored pile settlement is considered safe. Keywords: Oncology Building, Dr. Zainoel Abidin Regional Hospital, Bearing Capacity, Bored Pile, SPT, Settlement.
Baca Juga : ANALISIS PERBANDINGAN KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG BOR DAN TIANG PANCANG PADA JEMBATAN ALUE BAKAU I KOTA LANGSA (NURUL AMELIA NANDA, 2024)