Slang, sebagai bentuk bahasa informal, mencerminkan identitas kelompok, menantang norma sosial, dan mengekspresikan kekuasaan (bahar, 2025). penggunaannya dipengaruhi oleh gender, di mana laki-laki dan perempuan menggunakan strategi yang berbeda untuk membentuk makna dan identitas. dinamika ini terlihat jelas dalam lirik lagu rap, sebuah genre yang erat kaitannya dengan perlawanan, pemberdayaan, dan identitas, di mana slang menjadi alat ekspresi dan komentar budaya (adams dan fuller, 2006). penelitian ini berfokus pada penggunaan slang oleh rapper amerika dan bertujuan membandingkan penggunaan slang berbahasa inggris dalam lagu rap laki-laki dan perempuan. data dalam penelitian ini terdiri dari 50 lagu rap (25 dari rapper perempuan dan 25 dari rapper laki-laki). dengan pendekatan mixed methods, penelitian ini menggabungkan analisis kuantitatif untuk mengukur frekuensi dan variasi slang dengan analisis kualitatif untuk mengeksplorasi fungsi penggunaannya. slang dikategorikan ke dalam empat fungsi: emosi (lakoff, 2016), kekuasaan (ng & fei deng, 2017), identitas (cutler, 2019), dan budaya (hidayat & moehkardi, 2018). hasil penelitian menunjukkan bahwa rapper perempuan menggunakan slang lebih sering (1.934 kali) dibandingkan rapper laki-laki (1.632 kali), sementara rapper laki-laki menunjukkan variasi slang yang lebih banyak (505 istilah slang berbeda dibandingkan 437). uji chi-square menunjukkan bahwa kedua perbedaan ini signifikan secara statistik (p < 0,05). secara fungsional, rapper perempuan cenderung menggunakan slang untuk mengekspresikan cinta, kecemburuan, dan kekuatan emosional, sementara rapper laki-laki mengaitkan slang dengan rasa bersalah, ketangguhan, dan dominasi. slang terkait kekuasaan mencerminkan agensi seksual pada rapper perempuan dan kesuksesan materi pada rapper laki-laki. rapper laki-laki menggunakan slang untuk menonjolkan identitas maskulin, kekuasaan, dan budaya jalanan, sedangkan rapper perempuan menggunakan slang untuk mengekspresikan kekuatan feminim, otonomi tubuh, dan budaya populer modern seperti fashion dan media sosial. temuan ini mencerminkan peran gender dalam membentuk identitas dan budaya hip-hop. penggunaan slang dalam rap berfungsi sebagai media strategis untuk mengekspresikan emosi, menyatakan kekuasaan, menyampaikan budaya, dan merundingkan identitas dalam konteks gender. penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang sosiolinguistik dan studi gender dengan mengungkap bagaimana lirik rap menjadi ruang di mana bahasa, identitas, dan kekuasaan saling berinteraksi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
A COMPARATIVE ANALYSIS OF ENGLISH SLANG LANGUAGE USED BY MALE AND FEMALE RAPPERS. Banda Aceh Fakultas KIP Bahasa Inggris,2025
Baca Juga : COMPARISON BETWEEN MALE AND FEMALE STUDENTS OF GRAMMATICAL ERRORS IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT (Dewi Furtina JH, 2015)
Abstract
Slang, as an informal form of language, reflects group identity, challenges social norms, and expresses power (Bahar, 2025). Its use is influenced by gender, with male and female using different strategies to construct meaning and identity. This dynamic is evident in rap music lyrics, a genre closely associated with resistance, empowerment, and identity, where slang becomes an instrument of expression and cultural commentary (Adams and Fuller, 2006). This research focuses on the use of slang by Amerian rappers and aims to compare the use of English slang in male and female rap songs. The data in this study consists of 50 rap songs (25 by female and 25 by male rappers). Using a mixed methods approach, this study combines quantitative analysis to measure the frequency and variety of slang with qualitative analysis to explore its functional use. The slang was categorized into four functions: Emotion (Lakoff, 2016), Power (Ng. & Fei Deng, 2017), Identity (Cutler, 2019), and Culture (Hidayat & Moehkardi, 2018). The results show that female rappers use slang more frequently (1,934 instances) than male rappers (1,632 instances), while male rappers display greater slang variety (505 different slang terms versus 437). Chi-Square tests confirm that both differences are statistically significant (p < 0.05). Functionally, female rappers often use slang to express love, jealousy, and emotional strength, while male rappers associate slang with guilt, toughness, and dominance. Power-related slang reflects sexual agency among female rappers and material success among male rappers. Male rappers use slang to emphasize masculine identity, power, and street culture, while female rappers use slang to express feminine power, body autonomy, and modern popular culture such as fashion and social media. These findings reflect the role of gender in constructing hip-hop identity and culture. Slang use in rap serves as a strategic medium for expressing emotion, asserting power, conveying culture, and negotiating identity in a gendered context. This study contributes to sociolinguistics and gender studies by revealing how rap lyrics serve as a site where language, identity, and power intersect.
Baca Juga : THE INFLUENCE OF SEX DIFFERENCES ON THE STUDENTS' COMPREHENSION IN READINGRN (A CASE STUDY AT SMU I SIGLI) (Maulianis Putri, 2021)