Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Naora Fathiya, STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI PEMERINTAH DESA DALAM UPAYA MENGOPTIMALKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) KARYA MANDIRI DI DESA LAMCEU KECAMATAN KUTA BARO, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025

Penelitian ini berjudul “komunikasi organisasi pemerintahan desa dalam upaya mengoptimalkan badan usaha milik desa (bumdes) karya mandiri di desa lamceu, kecamatan kuta baro, aceh besar”. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan oleh pemerintahan desa lamceu dalam mengoptimalkan peran bumdes karya mandiri. pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. informan dalam penelitian ini terdiri dari aparatur desa, pengelola bumdes, dan masyarakat setempat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi pemerintahan desa dalam upaya pengoptimalan bumdes karya mandiri mencakup komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal. komunikasi vertikal dilakukan antara kepala desa dan perangkatnya, komunikasi horizontal terjadi antarperangkat desa, sementara komunikasi diagonal berlangsung antara perangkat desa dan masyarakat atau pengelola bumdes. faktor pendukung komunikasi organisasi meliputi keterbukaan informasi, kerja sama yang baik antarperangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat. sementara itu, faktor penghambatnya adalah kurangnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi bumdes. penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi yang efektif menjadi kunci dalam mendukung optimalisasi bumdes sebagai motor penggerak ekonomi desa. kata kunci: bumdes, desa lamceu, komunikasi organisasi, optimalisasi, pemerintah desa.



Abstract

The study aims to understand how organizational communication is conducted by the Lamceu village government to optimize the role of BUMDes Karya Mandiri. This research employs a descriptive qualitative approach with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation. Informants include village officials, BUMDes managers, and local community members selected using purposive sampling. The findings reveal that organizational communication within the village government involves vertical, horizontal, and diagonal communication patterns. Vertical communication occurs between the village head and his subordinates, horizontal communication takes place among village officials, and diagonal communication connects the village apparatus with community members and BUMDes managers. Supporting factors for effective communication include transparency of information, good cooperation among village officials, and active community participation. In contrast, inhibiting factors involve limited digital literacy, human resource constraints, and low public understanding of the BUMDes function. This study concludes that effective organizational communication is a key factor in supporting the optimization of BUMDes as a driver of the village economy. Keywords: BUMDes, Lamceu Village, Optimization, Organizational communication, Lamceu Village Village Government.



    SERVICES DESK