Industri galangan kapal sabang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor maritim nasional, namun masih menghadapi tantangan rendahnya efisiensi dan tingginya pemborosan dalam proses produksi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip lean manufacturing dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan di pt dok dan perkapalan kodja bahari persero sabang. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan lean manufacturing dan apa saja jenis pemborosan yang paling sering terjadi di industri galangan kapal sabang. metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan pengukuran waktu. hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi didominasi oleh aktivitas bernilai tambah dengan total waktu vat sebesar 171 jam, dan nvat sebesar 84 jam. nilai manufacturing cycle effectiveness (mce) sebesar 67,06% menunjukkan efisiensi produksi cukup baik, namun masih terdapat potensi peningkatan agar nilai lebih baik. jenis pemborosan paling dominan adalah waktu menunggu (waiting) sebesar 90%. penerapan prinsip lean manufacturing terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan menjadi solusi dalam meminimalkan pemborosan produksi, khususnya pada aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. kata kunci: lean manufacturing, efisiensi, pemborosan, mce, galangan kapal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN MENGURANGI PEMBOROSAN PRODUKSI DI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KOTA SABANG. Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2025
Baca Juga : PENINGKATAN KAPASITAS GALANGAN KAPAL TRADISIONAL BERDASARKAN KONDISI EKSISTING DI PANGKALAN PERIKANAN UJONG BAROH, ACEH BARAT (Yuma Srimulyana, 2024)
Abstract
The shipyard industry in Sabang holds great potential to support the national maritime sector but still faces challenges related to low production efficiency and high levels of waste. This study aims to analyze the application of Lean Manufacturing principles in improving efficiency and reducing waste at PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Persero Sabang. The research questions focus on how Lean Manufacturing is implemented and what types of waste occur most frequently in the shipyard industry. This research uses a descriptive quantitative approach with data collected through observation, interviews, questionnaires, and time measurements. The results show that production activities are dominated by value-added activities, with a total VAT time of 171 hours and NVAT time of 84 hours. The Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) score of 67.06% indicates fairly good efficiency, although there is room for improvement. The most dominant type of waste is waiting time 90%. The application of Lean Manufacturing has proven effective in increasing production efficiency and serves as a solution to minimize waste, particularly in non-value-added activities. Keywords: Lean Manufacturing, Production Efficiency, Waste, MCE, Shipyard