Abstrak pelabuhan yang terletak di desa kuala tanjung, kecamatan sei suka, kabupaten batubara, sumatera utara ini ditetapkan sebagai proyek strategis nasional, sebagaimana diatur dalam peraturan presiden nomor 3 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. pelabuhan kuala tanjung yang terletak di selat malaka memiliki potensi yang besar untuk menjadi pelabuhan internasional yang mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan besar di kawasan asia tenggara. pelabuhan kuala tanjung diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan infrastruktur serta pertumbuhan ekonomi lokal. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat desa kuala tanjung terhadap dampak pembangunan pelabuhan kuala tanjung, khususnya pada aspek infrastruktur dan perekonomian lokal. metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods, yaitu statistik deskriptif untuk menganalisis data dari kuesioner, serta deskriptif kualitatif untuk mendalami hasil wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. hasil penelitian menunjukkan mayoritas masyarakat menilai keberadaan pelabuhan kuala tanjung memberikan kontribusi terhadap peningkatan infrastruktur transportasi berupa terbangunnya jalan tol dan jalur kereta api yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta terciptanya fasilitas ekonomi seperti perdagangan dan jasa. selain itu, pelabuhan kuala tanjung juga dinilai mampu menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. namun, terdapat beberapa persepsi kritis terkait dampak lingkungan serta perubahan sosial yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan selanjutnya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PEMBANGUNAN PELABUHAN KUALA TANJUNG PADA INFRASTRUKTUR DAN EKONOMI LOKALRN(STUDI KASUS : KECAMATAN SEI SUKA, KABUPATEN BATU BARA, SUMATERA UTARA). Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PENAMBANGAN BATU AKIK (STUDI DI KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA) (Jamaril, 2018)
Abstract
ABSTRACT Kuala Tanjung Port, located in Kuala Tanjung Village, Sei Suka Subdistrict, Batu Bara Regency, North Sumatra, has been designated as a national strategic project as stipulated in Presidential Regulation Number 3 of 2016 concerning the Acceleration of National Strategic Projects Implementation. Situated on the Malacca Strait, Kuala Tanjung Port holds significant potential to become an international port capable of competing with other major ports in Southeast Asia. The port is expected to contribute to infrastructure improvement and local economic growth. This study aims to identify the perceptions of the Kuala Tanjung Village community regarding the impact of the Kuala Tanjung Port development, particularly on infrastructure and the local economy. The research employs a mixed methods approach, using descriptive statistics to analyze questionnaire data and qualitative descriptive analysis to explore interview results with relevant stakeholders. The findings show that the majority of the community perceives the port as contributing to the improvement of transportation infrastructure, such as the construction of toll roads and railway lines, the benefits of which have already been felt by the public, as well as the development of economic facilities such as trade and services. Additionally, Kuala Tanjung Port is considered capable of creating new job opportunities and boosting local economic activity. However, there are also some critical perceptions regarding environmental impacts and social changes that need attention in future development.
Baca Juga : DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA (AFIA CUT DHIEN, 2016)