Industri logam cu termasuk ke dalam logam berat yang bersifat toksik. ion logam cu(ii) banyak terdapat pada limbah industri pelapisan logam sehingga dapat mencemarkan lingkungan. oleh sebab itu, perlu adanya usaha untuk mengurangi pencemaran ion logam cu(ii). salah satu teknologi terkemuka yang digunakan dalam mengatasi masalah ini adalah pemanfaatan adsorben dari limbah batubara tulang untuk menyerap logam berat dengan menggunakan bottom ash yang diaktifasi secara fisika dan kimia. parameter yang diuji untuk melihat kemampuan adsorpsi adalah waktu kontak, konsentrasi awal, jenis activator dan suhu. adsorben yang digunakan dalam proses adsorpsi adalah batubara tulang hasil pembakaran pada suhu 8000c dan diaktivasi dengan aktivator nacl 0,75m. konsentrasi larutan cu(ii) yang digunakan adalah 1692 mg/l, temperatur 27˚c, ph 5 dan waktu kontak (0, 5, 10, 15, 20, dan 25 menit). konsentrasi awal logam cu sebelum dan sesudah adsorpsi diuji menggunakan aas. hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa efisiensi penyerapan maksimum yang mampu dilakukan oleh adsorben yaitu 99,55% dengan menggunakan bottom ash batubara tulang teraktivasi nacl 0,75 m, konsentrasi awal 1692 mg/l dan suhu 27˚c. semakin besar konsentrasi awal maka efisiensi penyerapan logam cu semakin meningkat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
KARYA KERJA ILMIAH
EFISIENSI PENYERAPAN ION LOGAMCU(II) MENGGUNAKAN BOTTOM ASH DARI RNBATUBARA TULANG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN WAKTU AKTIVASI COAL BOTTOM ASH TERHADAP NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DAN ADSORPSI LOGAM BERAT CU (Khairunnas, 2016)
Abstract
Copper (Cu(II)) is a toxic heavy metal. Most of Cu(II) metals found in industrial coatings waste can pollute the environment. Therefore, it is required a technology to reduce the contamination of Cu(II) metal that is in the water. One leading technology used in overcoming this problem is the utilization of adsorbents from bottom ash to adsorb heavy metals using physical and chemical-activated bottom ash. Parameters analyzed to see adsorption performance which are contact time, initial concentration, activator type and temperature. Adsorbent used on this process is the bone coal at temperature of 800oC and activated with a 0.75M NaCl activator. The concentration of Cu(II) solution used was 1692 mg/L, temperature 27˚C, pH 5 and contact time (0 , 5, 10, 15, 20, 25, and 30 minutes). Initial concentrations of Cu metals before and after adsorption were analyzed using AAS. The result showed that maximum adsorption efficiency of the adsorbent was 99,55% of activated bone coal using NaCl 0,75 M,initial concentration 1692 mg/L and temperature 27˚C. The higher initial concentrations, the bigger adsorption efficiency of Cu metals.