Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Marzuki, PEMILIHAN DISTRIBUSI WAKTU CURAH HUJAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP DEBIT BANJIR RENCANA (LOKASI DAS KRUENG BABAHROT ACEH BARAT DAYA). Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2009

Abstrak lnformasi besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak sangat diperlukan dalam pengelolaan manajemen sumberdaya air. debit puncak digunakan dalam perencanaan bangunan air sedangkan waktu tercapainya debit puncak digunakan dalam kesiapan pengelolaan sumberdaya air untuk mengantisipasi datangnya debit puncak dan pengaruhnya terhadap konstruksi bangunan air. curah hujan merupakan parameter hidrologi yang besaran intensitas dan kejadiannya dipengaruhi oleh musim dan tempat. curah hujan juga memiliki distribusi waktu dimana terdapat waktu atau durasi curah hujan yang berbeda. distribusi waktu curah hujan berpengaruh terhadap besarnya debit banjir rencana. debit banjir rencana dihitung berdasarkan curah hujan rencana (design rainfall). untuk mengantisipasi data pendek dan menghindari terjadinya penyimpangan hasil analisis, dilakukan analisa statistik dengan menggunakan metode keseimbangan momen (probability weighted moment) dan dilakukan juga simulasi 8 (delapan) skenario tipe struktur hujan. hasil analisa kesesuaian distribusi didapat 2 (dua) distribusi yang sesuai untuk menganalisa curah hujan rancangan, yaitu distribusi lognomal dua parameter (ln(2)) dan distribusi generalized extreme value (gev). maksud penulisan ini adalah untuk menentukan struktur distribusi waktu curah hujan dalam penentuan debit banjir rencana sehingga diperoleh nilai debit yang paling maksimurn. tujuannya adalah untuk mendapatkan tipe distribusi hujan yang paling sesuai dengan kondisi sebenarnya sebagai dasar dalam perhitungan debit banjir rencana. dalam analisis basil penelitian ini dasar perhitungan yang dipilih adalah debit puncak maksimum berdasarkan 8 skenario dan 3 macam hidrograf satuan yang diamati. hasil yang diperoleh adalah untuk periode ulang 20 tahun didapat debit maksimum sebesar 63,929 m/det mengikuti tipe struktur hujan puncak pada ¾ waktu akhir dengan hidrograf satuan jam-jaman selama i jam. hasil dengan menggunakan hidrograf satuan 2 jam dan 4 jam dengan periode ulang yang sama memberikan debit maksimum masing-masing 54,272 dan 41,336 m/det. jadi untuk perencanaan pada daerah sungai krueng babahrot dipilih debit terbesar yaitu 63,929 m/det. kata kunci : curah hujan, distribusi, hidrograf satuan, debit banjir.



Abstract



    SERVICES DESK