Produktivitas tukang merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi efektivitas dan efisiensi suatu proyek konstruksi. pada pekerjaan pasangan bata merah, yang merupakan salah satu bagian penting dari pembangunan perumahan, produktivitas tukang yang rendah dapat menyebabkan keterlambatan pelaksanaan, pemborosan waktu kerja, dan peningkatan biaya proyek. aktivitas non-produktif seperti mengobrol, menunggu material, atau istirahat di luar waktu kerja menjadi penyebab umum yang sering ditemukan di lapangan. kurangnya kesadaran terhadap pentingnya produktivitas juga menjadi penyebab hasil kerja yang tidak maksimal. oleh karena itu, diperlukan suatu studi untuk menganalisis tingkat produktivitas tukang dan mengidentifikasi keterlambatan yang terjadi selama proses kerja. selain itu, studi ini juga diharapkan dapat memberikan masukan terhadap praktik pengawasan tenaga kerja agar lebih efektif dan efisien di lapangan. penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan perumahan orange diamond residence di desa cadek, kecamatan baitussalam, kabupaten aceh besar. studi ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan observasional yang bersifat deskriptif. data diperoleh dengan field research yaitu pengambilan data dengan cara mencatat hasil pengamatan kegiatan pekerjaan pasangan bata merah langsung di lokasi proyek dan pencatatan waktu menggunakan stopwatch, serta mengambil dokumentasi pekerjaan tukang dalam menyelesaikan pasangan bata merah seluas 1 m². empat orang tukang dijadikan sebagai sampel, dengan tiga kali pengamatan yang dilakukan pada jam kerja normal. analisis data dilakukan menggunakan pendekatan productivity delay model (mpdm) yang dapat memisahkan waktu kerja produktif dan waktu keterlambatan secara terukur. hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas tukang adalah 2,79 m²/jam, dan produktivitas ideal mencapai 2,86 m²/jam. koefisien produktivitas sebesar 0,07 oh/m², sedangkan rata-rata waktu penyelesaian satu siklus kerja untuk 1 m² pekerjaan adalah 21,47 menit. kata kunci: produktivitas tukang, mpdm, pekerjaan pasangan bata, perumahan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALYSIS OF BRICKLAYER PRODUCTIVITY USING THE PRODUCTIVITY DELAY MODEL METHOD IN A HOUSING PROJECT IN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : PENGARUH STANDARISASI KOMPETENSI PEKERJA MEKANIK TERHADAP KEUNGGULAN OPERASIONAL PERUSAHAAN MELALUI PRODUKTIVITAS PEKERJA DAN PRODUKTIVITAS UNIT PRODUKSI DI PT CIPTA KRIDATAMA SITE MIFA MEULABOH ACEH BARAT INDONESIA (Badruzzaman Timora, 2021)
Abstract
Worker productivity is one of the main factors that significantly influences the effectiveness and efficiency of a construction project. In bricklaying work, which is an essential part of residential development, low productivity among workers can lead to delays in execution, wasted working hours, and increased project costs. Non-productive activities such as chatting, waiting for materials, or taking unscheduled breaks are common issues frequently found on-site. A lack of awareness regarding the importance of productivity also contributes to suboptimal work results. Therefore, this study was conducted to analyze the productivity level of bricklaying workers and to identify delays that occur during the work process. In addition, this study is expected to provide input for improving labor supervision practices to be more effective and efficient in the field. This research was carried out at the Orange Diamond Residence housing project in Desa Cadek, Baitussalam District, Aceh Besar Regency. The study employed a mixed-method approach, combining quantitative and qualitative methods with a descriptive observational design. Data were collected through field research by recording observations of bricklaying activities directly at the project site, measuring time using a stopwatch, and documenting the workers' process of completing 1 m² of brickwork. Four workers were selected as the sample, each observed across three work cycles during regular working hours. The data were analyzed using the Productivity Delay Model (MPDM), which distinguishes between productive work time and measurable delay time. The results showed that the average productivity of workers was 2.79 m²/hour, while the ideal productivity reached 2.86 m²/hour. The productivity coefficient was 0.07 OH/m², and the average time to complete one work cycle for 1 m² of bricklaying was 21.47 minutes. Keywords: mason productivity, MPDM, bricklaying work, residential
Baca Juga : PEMETAAN LAHAN SAWAH DAN PRODUKTIVITAS PADI DI TIGA KECAMATAN DALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Ahmad Hakim Hk, 2017)