Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Suriani, FUNGSI DAN MAKNA UNGKAPAN TRADISIONAL BERBAHASA ACEH BERDASARKAN SEMIOTIKA UMBERTO ECO. Banda Aceh Fakultas KIP,2025

Abstrak suriani (2025). fungsi dan makna ungkapan tradisional berbahasa aceh berdasarkan semiotika umberto eco. tesis. universitas syiah kuala. di bawah bimbingan prof. dr. mohd. harun, m.pd., dan dr. budi arianto, m.a. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi tandadan makna tanda pada ungkapan tradisional berbahasa aceh. penelitian ini menggunakan teori semiotika yang dikemukakan umberto eco. penelitian ini merujuk pada pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. sumber data dalam penelitian ini adalah himponan hadih maja karya hasjim, m.k. cs. data dalam penelitian ini adalah fungsi dan makna tanda yang terdapat pada ungkapan tradisional hasjim m.k. cs. hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan (1) fungsi tanda yang terdiri atas batas politis dari segi akademis meliputi bentuk adat, budaya, dan sosial yang dapat terlihat secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. selanjutnya dari segi kooperatif meliputi sikap yang menunjukkan kesediaan dalam membantu dan bekerja sama dengan orang lain, dan dari segi empiris mengenai dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari. fungsi tanda pada batas alami meliputi bentuk batas yang ada disekeliling kita, seperti peristiwa fisik, dan perilaku manusia baik lingkungan hidup maupun tidak hidup, dan fungsi tanda batas epistemologis seperti bentuk pada realitas kenyataan yang sifatnya simbolik. (2) makna tanda yang terdiri atas makna denotasi meliputi bentuk makna sebenarnya dari semua makna tanda dan bersifat langsung, selanjutnya makna konotasi meliputi bentuk kata yang bukan dalam arti kata yang sebenarnya atau kata kiasan. sedangkan mitos tidak ditemukan dalam ungkapan tradisional. hal ini karena pada ungkapan tradisional berbahasa aceh banyak menggunakan kata-kata atau makna kiasan. kata kunci: fungsi, makna, ungkapan tradisional bahasa aceh.



Abstract

ABSTRACT Suriani (2025). Function and Meaning of Traditional Acehnese Expressions Based on Umberto Eco Semiotics. Thesis. Syiah Kuala University. Under the guidance of Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd., and Dr. Budi Arianto, M.A. This study aims to describe the function of signs and the meaning of signs in traditional Acehnese expressions. This study uses the semiotic theory proposed by Umberto Eco. This study refers to a qualitative approach with a descriptive research type. The data source in this study is Himponan Hadih Maja by Hasjim, M.K. CS. The data in this study are the functions and meanings of signs found in traditional expressions by Hasjim M.K. CS. The results of the study indicate that (1) the function of signs consisting of political boundaries from an academic perspective includes forms of customs, culture, and social that can be seen in real life. Furthermore, from a cooperative perspective, it includes attitudes that show a willingness to help and cooperate with others, and from an empirical perspective regarding the real world in everyday life. The function of signs on natural boundaries includes the form of boundaries that exist around us, such as physical events, and human behavior, both living and non-living environments, and the function of epistemological boundary signs such as forms in the reality of reality that are symbolic in nature. (2) The meaning of a sign consisting of denotative meaning includes the actual meaning of all the meanings of the sign and is direct, then the connotative meaning includes the form of words that are not in the actual meaning of the word or figurative words. Meanwhile, myths are not found in traditional expressions. This is because traditional expressions in the Acehnese language use many words or figurative meanings. Keywords: Function, meaning, traditional expressions of the Acehnese language.



    SERVICES DESK