Abstrak cokbang (coklat sabang) merupakan produk olahan biji kakao lokal dari sabang, aceh, yang tengah bergelut untuk meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) di kalangan masyarakat. hal ini terjadi karena produk cokbang masih kurang dikenal, distribusinya terbatas, dan promosinya masih bergantung pada pendekatan tradisional. penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan strategi brand awareness yang diterapkan cokbang demi meningkatkan kesadaran merek di masyarakat. peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu melalui dokumentasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisa secara deskriptif. peneliti menggunakan teori aaker (1991) dan keller (2013) yang menyatakan bahwa kesadaran merek dapat dibentuk melalui aspek unik produk, kerja sama, dan eksposur yang luas, sehingga dapat tercipta top of mind, brand recall dan brand recognition yang kuat di benak konsumen. hasil penelitian menunjukkan bahwa cokbang menerapkan beberapa langkah, yaitu menggunakan biji kakao sabang yang unik, kerja sama dengan instansi lain, dan mencari peluang promosi di luar negeri. langkah ini terbukti dapat meningkatkan kesadaran merek, namun masih terbatas pada kalangan turis dan masyarakat sekitar. cokbang perlu lebih matang menyusun strategi, mencari tempat penjualan yang lebih luas, dan meningkatkan kerja sama demi mencapai kesadaran merek yang lebih luas dan maksimal. dengan pendekatan yang terarah, cokbang dapat bersaing dan menjadi produk unggulan dari sabang, aceh. kata kunci: brand awareness, pemasaran, cokbang
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI BRAND AWARENESS DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MEREK COKBANG (COKLAT SABANG). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : BRAND TRUST SEBAGAI MEDIASI PENGARUH BRAND IMAGE, BRAND AMBASSADOR DAN BRAND AWARENESS TERHADAP PURCHASING DECISION PENGGUNA INONG SCARF DI KOTA BANDA ACEH (Azka zakia, 2024)
Abstract
ABSTRACT Cokbang (Sabang Chocolate) is a local processed cocoa bean product from Sabang, Aceh, which is struggling to increase brand awareness among the public. This happens because Cokbang products are still poorly known, distribution is limited, and promotion still relies on traditional approaches. This research aims to analyze and describe the brand awareness strategy implemented by Cokbang to increase brand awareness in the community. The researcher uses a qualitative approach, namely through documentation and in-depth interviews, then analyzed descriptively. The researcher uses the theory of Aaker (1991) and Keller (2013) which states that brand awareness can be formed through unique aspects of products, cooperation, and broad exposure, so that a strong Top of Mind, Brand Recall and Brand Recognition can be created in the minds of consumers. The results of the study show that Cokbang implements several steps, namely using unique Sabang cocoa beans, collaborating with other agencies, and looking for promotional opportunities abroad. This step has been proven to increase brand awareness, but it is still limited to tourists and the surrounding community. Cokbang needs to be more mature in strategizing, looking for wider sales places, and increasing cooperation to achieve wider and maximum brand awareness. With a directed approach, Cokbang can compete and become a superior product from Sabang, Aceh. Keywords: Brand Awareness, Marketing, Cokbang
Baca Juga : PERBEDAAN EKUITAS MEREK KARTU PRA BAYAR KARTU AS DAN RNXL DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Maqhfirrah Atriana, 2014)