Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Tajus Syabrina, ANALISIS RANTAI NILAI DAN NILAI VALUASI EKONOMI PADA INDUSTRI KOPIRN(STUDI KASUS : INDUSTRI KOPI DI DATARAN TINGGI GAYO). Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Industri kopi arabika di dataran tinggi gayo merupakan salah satu sektor unggulan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan nasional. meskipun memiliki kualitas produk yang tinggi dan permintaan pasar yang kuat, industri ini masih menghadapi tantangan dalam hal efisiensi produksi, konsistensi mutu, serta keterbatasan dalam penilaian kelayakan ekonomi pada setiap tahapan produksi. permasalahan ini berdampak pada rendahnya nilai tambah yang diterima oleh petani dan pelaku usaha lokal. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai serta mengevaluasi valuasi ekonomi pada industri kopi arabika, dengan studi kasus pada koperasi baitul qiradh baburrayyan di aceh tengah. metode yang digunakan mencakup analisis peran pelaku pada setiap tahapan rantai nilai produksi, integrasi teknologi dan sistem quality control, serta evaluasi finansial menggunakan metode net present value (npv), internal rate of return (irr), dan payback period (pp). hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi modern dan sistem pengendalian mutu mampu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil akhir secara signifikan. nilai npv tercatat sebesar rp 534.912.650, irr sebesar 11,25%, dan payback period selama 2,49 tahun, yang menunjukkan bahwa proyek ini layak dijalankan dari sisi finansial. analisis sensitivitas dan skenario intervensi juga menunjukkan bahwa peningkatan mutu dan akses pasar menjadi strategi paling efektif dalam meningkatkan profitabilitas.maka pendekatan berbasis value chain dan economic valuation tidak hanya mampu meningkatkan daya saing industri kopi arabika gayo, tetapi juga dapat memberikan dasar strategis bagi koperasi dan petani dalam pengambilan keputusan yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan jangka panjang.



Abstract

The Arabica coffee industry in the Gayo Highlands is a key sector that significantly contributes to regional and national economies. Despite its high-quality products and strong market demand, the industry continues to face challenges related to production efficiency, quality consistency, and limited economic feasibility assessments at various value chain stages. These issues result in low value-added benefits for local farmers and entrepreneurs. This study aims to analyze the value chain and evaluate the economic valuation of the Arabica coffee industry, using the Baitul Qiradh Baburrayyan Cooperative in Central Aceh as a case study. The methodology includes analyzing stakeholder roles along the value chain, integrating technology and quality control systems, and conducting financial evaluations using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP) methods. The study results show that modern technology and quality control systems impact the value chain in terms of production efficiency and product quality. Financially, the project is feasible, with an NPV of IDR 534,912,650, an IRR of 11.25%, and a payback period of 2.49 years. Sensitivity analysis and intervention scenarios also reveal that enhancing quality and market access are the most effective strategies to increase profitability. In conclusion, a value chain and economic valuation-based approach enhances the competitiveness of the Gayo Arabica coffee industry and provides a strategic foundation for cooperatives and farmers to make efficiency- and sustainability-oriented decisions.



    SERVICES DESK