Feline lower urinary tract disease (flutd) yang merupakan salah satu penyakit gangguan saluran kemih atau vesika urinaria (vu) yang sering ditemukan pada kucing, terutama kucing jantan. umumnya flutd ini terjadi karena adanya sumbatan pada uretra akibat terbentuknya urolit atau cystitis. seekor kucing jantan domestik (felis catus) berumur 10 bulan, berat badan 3,9 kg bernama pikachu datang ke klinik little paws and clinic banda aceh dengan gejala klinis lemas, nafsu makan dan juga minum terlihat menurun. hasil anamnesa didapatkan, kucing kesulitan urinasi selama 2 hari dan urin yang dikeluarkan berwarna kemerahan dengan volume urin yang sedikit. pemeriksaan fisik dengan palpasi bagian abdomen menunjukkan rasa nyeri pada kucing dan pada bagian vesika urinaria terasa terisi penuh. berdasarkan hasil dari anamnesa dan pemeriksaan fisik kucing pikachu didiagnosis mengalami flutd. penanganan yang dilakukan adalah tindakan kateterisasi dan flushing urin menggunakan cairan nacl 0,9%. pengobatan yang diberikan berupa antibiotik secara subkutan dan vitamin secara oral serta pemberian pakan khusus urinari. setelah dilakukan pengobatan dan flusihing urin, kucing pikachu dapat dinyatakan sembuh pada hari ke 5 dan sudah diperbolehkan dibawa pulang
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENANGANAN FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE (FLUTD) PADA KUCING JANTAN DOMESTIK (FELIS CATUS) DI LITTLE PAWS AND CLINIC BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas FKH,2025
Baca Juga : PENANGANAN UROLITHIASIS PADA KUCING ANGGORA DI UPT LABORATORIUM VETERINER DAN KLINIK HEWAN PROVINSI RIAU (Aidha Ayu Pratiwi, 2024)
Abstract
Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) is one of the urinary tract disorders or urinary bladder (VU) that is often found in cats, especially male cats. FLUTD generally occurs due to blockage of the urethra due to the formation of uroliths or cystitis. A 10-month-old domestic male cat (Felis catus) weighing 3.9 kg named Pikachu came to the Little Paws and Clinic Banda Aceh clinic with clinical symptoms of weakness, decreased appetite and drinking. The results of the anamnesis showed that the cat had difficulty urinating for 2 days and the urine excreted was reddish in color with a small volume of urine. Physical examination by palpation of the abdomen showed pain in the cat and the urinary bladder felt full. Based on the results of the anamnesis and physical examination, the cat Pikachu was diagnosed with FLUTD. The treatment carried out was catheterization and urine flushing using 0.9% NaCl fluid. The treatment given was in the form of subcutaneous antibiotics and oral vitamins as well as the provision of special urinary feed. After undergoing treatment and urine flushing, the Pikachu cat was declared cured on the 5th day and was allowed to be taken home.
Baca Juga : ISOLASI CANDIDA ALBICANS PADA KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS DOMESTICUS) PENDERITA EAR MITES DI KECAMATAN KUTA ALAM (ANGGUN MELZANA, 2025)