Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi inovatif yang dirancang untuk menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan individu peserta didik. pendekatan teaching at the right level (tarl) menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi heterogenitas tingkat pemahaman siswa dengan mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuan, bukan usia atau jenjang kelas. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi melalui pendekatan teaching at the right level (tarl) dalam pembelajaran bahasa indonesia di kelas v sd negeri 1 lambheu, kabupaten aceh besar, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keterlibatan dan hasil belajar peserta didik. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. data diperoleh melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru kelas. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan teaching at the right level (tarl) sudah meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap pelajaran bahasa indonesia, khususnya pada materi teks eksplanasi. pemetaan kebutuhan belajar dilakukan melalui asesmen diagnostik awal untuk mengetahui tingkat pemahaman dan gaya belajar peserta didik. asesmen ini membantu guru dalam pengelompokan siswa serta dalam menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk pembelajaran. pendekatan ini memberikan fleksibilitas bagi peserta didik untuk belajar sesuai dengan gaya belajar dan kecepatan masing-masing peserta didik. temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mempermudah pengelolaan kelas dan menciptakan interaksi yang lebih dinamis antar peserta didik. simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi melalui pendekatan teaching at the right level (tarl) memberikan kontribusi positif terhadap peningkatkan kualitas pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADARN KELAS V SD NEGERI 1 LAMBHEU KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : PROSES PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT ACEH BESAR (RAHMAT HIDAYAT, 2025)
Abstract
the individual needs of students. The Teaching at the Right Level (TaRL) approach is an effective solution for addressing the heterogeneity of students' comprehension levels by grouping students based on ability rather than age or grade level. This study aims to describe the implementation of differentiated learning through the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in Indonesian language learning in grade V of SD Negeri 1 Lambheu, Aceh Besar Regency, and to evaluate its impact on student engagement and learning outcomes. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through classroom observation and interviews with classroom teachers. The results of the study indicate that the application of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach has improved students' motivation, engagement, and understanding of Indonesian language lessons, particularly in explanatory text material. Learning needs mapping was conducted through initial diagnostic assessments to determine students' levels of understanding and learning styles. These assessments assisted teachers in grouping students and in applying differentiation in content, process, and learning products. This approach provides flexibility for students to learn according to their learning styles and paces. The research findings indicate that this approach facilitates classroom management and creates more dynamic interactions among students. The conclusion of this study affirms that differentiated learning through the Teaching at the Right Level (TaRL) approach contributes positively to improving the quality of Indonesian language learning in elementary schools.
Baca Juga : ANALISIS PROBLEMATIKA GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 1 LAMBHEU KABUPATEN ACEH BESAR (Rahma Alviana, 2024)