Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK
NATASYA ANGGREANI, PENANGANAN PROLAPSUS UTERI PADA SAPI FRIESIAN HOLSTEIN (FH) DI BBPKH CINAGARA BOGOR. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2025

Sapi perah merupakan salah satu komponen penting dalam industri peternakan dan memiliki peranan yang signifikan dalam penyediaan produk susu yang berkualitas tinggi. di antara berbagai ras sapi perah, sapi friesian holstein (fh). sapi friesian holstein (fh) merupakan salah satu ras sapi perah unggulan yang dikenal akan produksi susu yang tinggi. tujuan penulisan tugas akhir ini adalah mengetahui cara penanganan dan perawatan prolapsus uteri pada sapi fh di bbpkh cinagara bogor. prolapsus uteri pada sapi merupakan kondisi medis yang serius, di mana uterus keluar dari rongga abdomen dan menggantung di vulva, sering terjadi setelah proses partus. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus prolapsus uteri pada sapi betina jenis friesian holstain bernama hani, berumur 7 tahun, dengan berat 328 kg. pemeriksaan fisik menunjukkan adanya uterus yang menggantung dan hewan sering berbaring. tindakan operasi dilakukan dengan reposisi uterus dan penjahitan vulva menggunakan metode jahitan buhner. pasca operasi, perawatan intensif dilakukan selama empat minggu, termasuk pemberian antibiotik, antiinflamasi, dan vitamin untuk mendukung pemulihan. hasil pemantauan menunjukkan tidak adanya prolapsus berulang dan sapi kembali sehat setelah perawatan. penelitian ini menekankan pentingnya manajemen pakan dan perawatan pasca operasi untuk mencegah terjadinya prolapsus uteri pada sapi.



Abstract

Dairy cattle are one of the important components in the livestock industry and have a significant role in providing high-quality dairy products. Among the various breeds of dairy cattle, Friesian Holstein (FH) is widely recognized as a superior breed due to its high milk yield. The purpose of this final project is to examine the management and treatment of uterine prolapse in FH cows at the Cinagara Center for Animal Health and Breeding (BBPKH) in Bogor. Uterine prolapse in cattle is a serious medical condition characterized by the displacement of the uterus outside the abdominal cavity, hanging from the vulva, and is commonly observed following parturition. This study specifically analyzes a case of uterine prolapse in a 7-year-old Friesian Holstein cow named Hani, weighing 328 kg. Physical examination revealed the uterus prolapsed and hanging externally, with the cow frequently observed in a recumbent position. Surgical intervention was performed by repositioning the uterus followed by vulvar suturing using the Buhner technique. Post-surgery care was conducted intensively over a four-week period and included the administration of antibiotics, anti-inflammatory drugs, and vitamin supplements to support recovery. Monitoring results indicated no recurrence of prolapse, and the cow returned to a healthy condition following treatment.



    SERVICES DESK