Pt indonesia pacific energy melakukan kegiatan coal getting di bulan oktober 2023. pada bulan agustus 2024 pt. ipe melakukan perhitungan efisiensi kerja alat gali muat dan alat angkut untuk mengetahui kondisi aktual coal getting. metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan data yang meliputi waktu siklus alat gali muat, waktu siklus alat angkut, jumlah material yang dipindahkan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas seperti kondisi medan, jam kerja dan ketersediaan alat. penelitian bertujuan mengetahui penyebab target pengupasan coal getting bulan agustus 2024 yang tidak tercapai. hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat dan alat angkut, antara lain kondisi medan, kondisi alat dan jam kerja efektif. dengan mengidentifikasi dan mengelola faktor-faktor tersebut, produktivitas dapat ditingkatkan secara signifikan. selain itu, penelitian ini juga memperhitungkan produktivitas coal harian. pada agustus 2024, pt. indonesia pacific energy menggunakan satu fleet (1 excavator cat 340d dan 5 dump truck hanvan g7) dengan pola pemuatan top loading dan single back. produksi aktual hanya mencapai 26.980 ton dengan match factor 0,4, menunjukkan excavator sering menunggu dump truck. faktor lain yang mempengaruhi adalah curah hujan tinggi dan pengiriman coal ke crusher mifa. analisis menunjukkan bahwa dengan menambah 2 unit dump truck. total dump truck menjadi 7 unit per shift, efisiensi excavator meningkat menjadi 67% dan dump truck menjadi 65%, sehingga produktivitas naik menjadi 47.746 ton ketercapaian.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA COAL GETTING DI PT. INDONESIA PACIFIC ENERGY UJONG TANOH DARAT, MEUREUBO, ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : KAJIAN PRODUKSI DAN BIAYA OPERASI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT DI PT SEMEN PADANG (PERSERO) TBK, BUKIT KARANG PUTIH INDARUNG SUMATERA BARAT (Hayatun Nufus, 2017)
Abstract
PT Indonesia Pacific Energy conducted coal getting activities in October 2023. In August 2024, PT. IPE carried out an efficiency assessment of the performance of loading and hauling equipment to determine the actual conditions of coal getting operations. The research method used was a literature study, utilizing data such as the cycle time of loading equipment, the cycle time of hauling equipment, the amount of material moved, and factors affecting productivity such as field conditions, working hours, and equipment availability. The study aimed to identify the causes of unmet coal getting stripping targets in August 2024. The results showed several factors influencing the productivity of loading and hauling equipment, including field conditions, equipment condition, and effective working hours. By identifying and managing these factors, productivity can be significantly improved. Additionally, this study also considered daily coal productivity. In August 2024, PT. Indonesia Pacific Energy operated a single fleet (1 CAT 340D excavator and 5 Hanvan G7 dump trucks) with a top loading and single back loading pattern. Actual production reached only 26,980 tons with a match factor of 0.4, indicating that the excavator frequently waited for dump trucks. Other influencing factors included high rainfall and coal delivery to the Mifa crusher. The analysis showed that by adding 2 dump trucks, bringing the total to 7 units per shift, excavator efficiency increased to 67% and dump truck efficiency to 65%, resulting in a productivity increase to 47,746 tons achieved.