Dalam upaya mengindentifikasi si miskin terdapat dua hal yang harus terlebih dahulu ditentukan, yaitu pengukuran kebutuhan hidup minimum dan menentukan garis kemiskinan, kemudian memisahkan yang miskin dan tidak miskin. penelitian ini bertujuan untku mengetahui garis kemiskinan rumah tangga di kabupaten aceh timur dengan memperhatikan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga. data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer. peralatan analisis yang digunakan adalah model extended linear expenditure syistem, yang diestimasi dengan metode kuadrat terkecil penelitian ini mengungkapkan bahwa estimasi garis kemiskinan dengan mengikut sertakan variabel sosial ekonomi rumah tangga menghasilkan nilai garis kemiskinan yang terlalu rendah, dengan demikian nilai ini tidak tepat untuk diguna kan. estimasi garis kemiskinan yang didasarkan variabel sosial ekonomi rumah tangga menghasilkan garis kemiskinan perkapita rata-rata rp. 63.859,057,- dan berdasarkan nilai garis kemiskinan perkapita rata-rata ini, 3,33 % rumah tangga di kabupaten aceh timur berada dibawah garis kemiskinan. untuk mendapatkan hasil yang lebih mendekati kebenaran maka estimasi dilakukan hanya berdasarkan jumlah anggota rumah tangga. estimasi garis kemiskinan yang didasarkan jumlah anggota rumah tangga menghasilkan garis kemiskinan perkapita rata-rata rp. 92508.55,- dan berdasarkan nilai rata-rata garis kemiskinan perkapita mni, 40 % rumah tangga di kabupaten aceh timur berada dibawah garis kemiskinan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN GARIS KEMISKINAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA DI KABUPATEN ACEH TIMUR. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,1999
Baca Juga : ANALISIS GARIS KEMISKINAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DI KOTA MEDAN PROPINSI SUMATERA UTARA (Hironymus ghodang, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM FUZZY DALAM PENGKLASIFIKASIAN TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH (NUZUL FAZMI, 2019)