Ada beberapa pembatasan teoritis dari teori permintaan, homogeneity, adding-up, dan symmetry. pembatasan ini diterapkan dalam sistem permintaan saham sektoral di indonesia. permintaan saham sektoral diestimasi dengan menggunakan model seemingly unrelated regression equation (sure) untuk menguji pembatasan teoritis tersebut. sure digunakan untuk menguji pembatasan teoritis pada sistem permintaan. penelitian ini menggunakan data harian 2009, dengan jumlah sampel sebanyak 241 hari. hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan homogeneity tidak berlaku dalam kasus ini. ini bermakna bahwa terdapat spekulasi dalam kegiatan permintaan saham di bursa efek indonesia (bei). sementara itu, pembatasan adding-up juga tidak berlaku dalam penelitian ini. ini bermakna bahwa semua pendapatan dialokasikan untuk membeli berbagai saham untuk mendapatkan hasil yang paling optimal. selanjutnya,pembatasan symmetry juga tidak terdapat dalam permintaan saham, yang berarti bahwa terdapat risiko yang sama antara satu sektor dengan sektor lainnya. diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui pembatasan teoritis dalam permintaan saham di bursa efek indonesia (bei) dengan periode yang lebih panjang. kata kunci : saham, permintaan, spekulasi, risiko
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERMINTAAN SAHAM DI INDONESIA TAHUN 2009 : PENDEKATAN SISTEM PERSAMAAN SEKTORAL. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,2010
Baca Juga : PENGARUH PER, EPS, ROA DAN DER TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN PERBANKAN YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (FEBRIAN FIRDAUS, 2014)