Penentuan arah kiblat merupakan hal yang kompleks dalam pelaksanaan ibadah shalat bagi umat islam. seiring perkembangan teknologi, berbagai metode digunakan untuk menentukan arah kiblat, mulai dari metode konvensional seperti segitiga bola hingga penggunaan aplikasi kompas pada smartphone. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat akurasi arah kiblat masjid-masjid di kota lhokseumawe dengan membandingkan dua metode tersebut. masalah yang diangkat mencakup apakah terdapat penyimpangan arah kiblat pada masjid-masjid tersebut, serta bagaimana perbandingan akurasi antara metode kompas dan perhitungan segitiga bola. sebanyak 31 masjid dijadikan sampel penelitian. perhitungan matematis menggunakan rumus segitiga bola berbasis koordinat geografis menunjukkan hasil yang lebih konsisten dan akurat dibandingkan aplikasi kompas, yang cenderung terpengaruh oleh medan magnet dan kualitas sensor perangkat. hasil penelitian menunjukkan adanya penyimpangan arah kiblat pada beberapa masjid, serta membuktikan bahwa perhitungan menggunakan segitiga bola memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan aplikasi kompas. kata kunci: arah kiblat, segitiga bola, aplikasi kompas, akurasi, lhokseumawe.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN AKURASI APLIKASI KOMPAS DAN PERHITUNGAN SEGITIGA BOLA DALAM PENENTUAN ARAH KIBLAT RN(STUDI KASUS : MASJID KOTA LHOKSEUMAWE). Banda Aceh Fakultas MIPA (S1),2025
Baca Juga : APLIKASI SEGITIGA BOLA DALAM PENENTUAN ARAH KIBLAT (ASNI, 2022)
Abstract
Determining the qibla direction is a complex aspect of performing prayer for Muslims. With technological advancements, various methods have been developed to determine the qibla, ranging from conventional methods such as spherical triangle calculations to the use of compass applications on smartphones. This study aims to evaluate the accuracy of qibla direction in mosques in Lhokseumawe City by comparing these two methods. The research addresses whether there are deviations in the qibla direction of the mosques and how the accuracy of compass applications compares to spherical triangle calculations. A total of 31 mosques were selected as samples. The mathematical calculation using spherical triangle formulas based on geographic coordinates produced more consistent and accurate results compared to compass applications, which are prone to interference from magnetic fields and sensor quality. The findings indicate that several mosques have qibla deviations, and the spherical triangle method proves to be more accurate than the compass application. Keywords: qibla direction, spherical triangle, compass application, accuracy, Lhokseumawe.