Efisiensi irigasi didasarkan asumsi sebagian dari jumlah air yang diambil akan hilang, baik di saluran maupun pada petak sawah. nilai efisiensi irigasi yang ditetapkan dalam perencanaan dan digunakan di indonesia lebih besar dari beberapa negara di asia, sehingga pada pelaksanaan air yang diberikan tidak cukup diberikan pada petak sawah. besarnya pemberian debit operasional untuk pengolahan lahan dan masa pertumbuhanpadi pada musim tanam (mt) 2 daerah irigasi pandrah mengalami kekurangan air sehingga pada petak tersier bangunan pandrah kanan 3 tersier 1 (bpkn3tl) kurang mendapatkan air irigasi. sehubungan dengan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian pemberian air irigasi dan mengevaluasi e:fisiensi irigasi pada petak sawah guna memenuhi kebutuhan air irigasi untuk tanaman padi. penelitian ini dilakukan pada petak sawah bpkn3tl dengan luas sawah 0.12 ha. pengukuran evaporasi, evapotranspirasi, perkolasi, curah hujan efektif dan surface runoff menggunakan metode teknik drum. untuk mengetahui curah hujan harian menggunakan alat penakar curah hujan biasa. metode inflow-outflow dilakukan untuk mengetahui debit irigasi pada petak sawah. dari hasil penelitian diperoleh nilai e:fisiensi pada petak sawah (ea) sebesar 44.50 % dan efisiensi total d.i pandrah 28.93 %. efisiensi operasional (eo) sebesar 37.50 %, hal ini menunjukan pemborosan pemberian air irigasi sebesar 18.66 %. per1u adanya peninjauan kembali terhadap i debit rencana pemberian air irigasi agar disesuaikan dengan nilai efisiensi aktual di lapangan. ir i kata kunci : e:fisiensi irigasi pada petak sawah, pemberian air irigasi, teknik drum
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STUDI EFISIENSI IRIGASI PADA PETAK SAWAH DI DAERAH IRIGASI PANDRAH. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2012
Baca Juga : KAJIAN EFISIENSI JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI PANDRAH KABUPATEN BIREUEN (Reza Tanzil, 2025)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN EFISIENSI SALURAN DAN KEBUTUHAN AIR DAERAH IRIGASI CUBO (Maizatul Akhmal, 2019)