Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nella Wirda, UPAYA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAMRNMEWUJUDKAN GAMPONG JAWA MENJADI SMART LIVING. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan masyarakat cerdas adalah penataan pemukiman yang kumuh . smart living merupakan salah satu indikator dari konsep smart city yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat cerdas melalui tiga dimensi utama, yaitu harmoni (penataan perumahan), kesehatan, dan mobilitas. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah dalam proses perbaikan kawasan kumuh dan hambatan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut.penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kota banda aceh telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan gampong jawa sebagai kawasan smart living. dikaji serta dilihat dari indikator harmoni pemerintah telah memberikan anggaran untuk pembangunan rumah, mobilitas pemerintah memperkenalkan apk mobile untuk teknologi dan indikator health pemerintah mengadakan posbindu didesa.namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman aparatur desa tentang konsep smart living dan juga masih terdapat hambatan seperti keterbatasan anggaran. pemerintah kota banda aceh sebaiknya memperkuat strategi penyuluhan mengenai konsep smart living melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas. selain itu, perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan anggaran guna memperluas jangkauan program bantuan perbaikan rumah. kata kunci: smart living, pemukiman kumuh, upaya pemerintah.



Abstract

One aspect that needs to be considered in realizing Smart Communities is the arrangement of slums. Smart Living is one of the indicators of the Smart City concept that focuses on improving the quality of life of smart people through three main dimensions, namely harmony (housing arrangement), health, and mobility. The purpose of this research is to find out and analyze the strategic steps taken by the government in the process of improving slum areas and the obstacles faced in implementing the policy. This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results showed that the Banda Aceh City Government has made various efforts in realizing Gampong Jawa as a Smart Living area. assessed and seen from the harmony indicator the Government has provided a budget for house construction, Government Mobility introduced a mobile apk for technology and Health indicators the Government held posbindu in the village. however, the implementation of this program still faces challenges such as the lack of understanding of village officials about the concept of smart living and there are also still obstacles such as budget constraints. The Banda Aceh City Government should strengthen the strategy of counseling on the concept of Smart Living through a community-based participatory approach. Keywords : Smart Living, Slums, Government Efforts



    SERVICES DESK