Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ANGGIESKA SALSABILA GINTING, PENGARUH PEMODELAN POLA PEMASANGAN FLUID VISCOUS DAMPER TERHADAP PERFORMA SEISMIK BANGUNAN SEKOLAH MENGGUNAKAN NLTHA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Indonesia terletak pada titik pertemuan 3 lempeng di dunia, yakni: lempeng indo-australia, eurasia, dan pasifik yang membuat aktivitas seismiknya tinggi. hal ini menjadi sebuah pertimbangan dalam melakukan perencanaan struktur sebuah bangunan publik yang menampung banyak pengguna khususnya sekolah yang termasuk ke dalam kategori resiko tingkat iv. salah satu metode mitigasi gempa yang dapat diterapkan adalah penggunaan peredam gempa (damper). terdapat berbagai jenis peredam gempa salah satunya adalah fluid viscous damper (fvd). fvd merupakan perangkat yang mudah dipasang, memiliki variasi kapasitas, dan mampu mereduksi displacement, namun efektivitasnya sangat bergantung pada konfigurasi pemasangan. berdasarkan petunjuk teknis standardisasi desain dan penilaian kerusakan sekolah dan madrasah tahun 2020, nilai simpangan antar tingkat (drift) pada bangunan sekolah masih melebihi ambang batas yang diperbolehkan. penelitian ini bertujuan untuk menurunkan nilai drift dengan menerapkan fvd dalam empat konfigurasi berbeda, dengan variasi posisi dan jenis pemasangan, yaitu diagonal dan double diagonal. metode yang digunakan adalah non-linear time history analysis (nltha) menggunakan perangkat lunak etabs. hasil analisis menunjukkan bahwa pola 4 dengan fvd 17140 dengan kapasitas gaya redaman sebesar 750 kn memberikan performa terbaik dilihat dari penurunan nilai drift hingga 98,692% pada lantai 2 arah-x. meskipun demikian, beberapa nilai drift masih melebihi ambang batas izin saat diuji terhadap seluruh data gempa. solusi lanjutan adalah melakukan peningkatan kapasitas redaman menjadi 1000 kn. penelitian ini menyimpulkan bahwa pola 4 merupakan konfigurasi yang paling sesuai untuk perkuatan bangunan tipikal sekolah dua lantai. kata kunci: fluid viscous damper, nltha, drift, redaman seismik, bangunan sekolah



Abstract

Indonesia is located at the convergence of three major tectonic plates—namely the Indo-Australian, Eurasian, and Pacific plates—which results in a high level of seismicity. This condition must be considered when designing public structures that accommodate a large number of users, particularly schools, which fall under risk category IV. One of the applicable earthquake mitigation methods is the use of seismic dampers. Among various types of dampers, one option is the Fluid Viscous Damper (FVD). FVD is a device that is easy to install, offers various capacity options, and is capable of reducing structural displacement; however, its effectiveness largely depends on the installation configuration. According to the Technical Guidelines for the Standardization of School and Madrasah Design and Damage Assessment (2020), the inter-story drift values of school buildings still exceed the permissible limits. This study aims to reduce the drift values by applying FVD in four different configurations, varying in position and installation type, namely diagonal and double diagonal. The method used is Non-linear Time History Analysis (NLTHA) with the aid of ETABS software. The analysis results indicate that configuration pattern 4 using FVD 17140 with a damping force capacity of 750 kN provides the best performance, with drift reduction reaching up to 98.692% at the second floor in the x-direction. However, some drift values still exceed the allowable limits when tested against all earthquake records. As a follow-up solution, the damping force capacity was increased to 1000 kN. The study concluded that the fourth installation pattern was the most suitable configuration for reinforcing a two-story school building. Keywords: Fluid Viscous Damper, NLTHA, drift, seismic damping, school building



    SERVICES DESK