Jalur pedestrian merupakan fasilitas vital bagi pejalan kaki di kawasan perkotaan. namun, pada jalan teuku iskandar kota banda aceh khususnya sta 3+042 – sta 3+242, fungsi pejalan kaki terhambat karena kurangnya kenyamanan pada fasilitas seperti jalur pejalan kaki dan banyaknya kegiatan jual beli di sepanjang jalur tersebut. selain itu, tidak semua bagian jalur pejalan kaki dilengkapi dengan perkerasan trotoar, melainkan beberapa area hanya menggunakan bahu jalan sebagai tempat untuk pejalan kaki. penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi eksisting jalur pedestrian di jalan teuku iskandar khususnya sta 3+042 – sta 3+242. pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan survei volume pejalan kaki menelusuri, volume pejalan kaki menyeberang, volume lalu lintas dua arah, observasi kondisi eksisting jalur pedestrian, dan pengukuran kecepatan pejalan kaki. analisis kajian difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu safety (keamanan), health (kesehatan), dan environment (lingkungan) dengan mengacu pada pedoman perencanaan teknis fasilitas pejalan kaki nomor 18/se/db/2023. hasil analisis tingkat pelayanan (los) menunjukkan jalur pedestrian masuk pada kategori a, menandakan pergerakan pejalan kaki yang cukup bebas. namun, persentase pemenuhan tiga aspek utama yaitu, keselamatan, kesehatan, lingkungan hanya mencapai 40% belum memenuhi standar yang disyaratkan. kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun secara kapasitas jalur cukup memadai, kualitas fasilitas yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan pejalan kaki secara optimal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KONDISI EKSISTING FASILITAS JALUR PEDESTRIAN PADA JALAN TEUKU ISKANDAR STA 3+042 – STA 3+242 KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : ANALISIS AKSESIBILITAS JALUR PEDESTRIAN TERHADAP PENYANDANG DIFABEL KOTA BANDA ACEH (Arthika Putri Syahfani, 2017)
Abstract
Pedestrian paths are vital facilities for pedestrians in urban areas. However, on Jalan Teuku Iskandar Banda Aceh City, specifically STA 3+042 – STA 3+242, pedestrian functionality is hampered by the lack of comfort in facilities such as pedestrian paths and the large number of commercial activities along the route. Additionally, not all sections of the pedestrian path are equipped with paved sidewalks; instead, some areas only use the road shoulder as a walking area. This study aims to assess the existing conditions of the pedestrian path on Jalan Teuku Iskandar, specifically at STA 3+042 – STA 3+242. Data collection was conducted through surveys of pedestrian volume, pedestrian crossing volume, two-way traffic volume, observations of the existing conditions of the pedestrian path, and measurements of pedestrian speed. The analysis focused on three main aspects: safety, health, and environment, in accordance with the Technical Guidelines for Pedestrian Facility Planning No. 18/SE/Db/2023. The results of the Level of Service (LOS) analysis indicate that the pedestrian path falls into Category A, indicating relatively free pedestrian movement. However, the percentage of compliance with the three main aspects—safety, health, and environment—reaches only 40%, failing to meet the required standards. This condition indicates that while the path's capacity is sufficient, the quality of the available facilities has not yet been able to optimally meet the needs of pedestrians.
Baca Juga : PEMANFAATAN BIG DATA STRAVA DALAM PENENTUAN LOKASI PERENCANAAN JALUR SEPEDA (FARIZ ARIF RAHMAN, 2024)