Pemberdayaan kader merupakan salah satu aspek penting dalam pencegahan stunting. namun sangat disayangkan, pemberdayaan kader belum optimal dilakukan, khususnya di daerah yang memiliki angka stunting tinggi. selain itu, belum banyak ditemukan evidence terkait pelaksanaan program training dan supervisi kader untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan presisi dalam pencegahan stunting, khususnya di kota sabang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program peer training and supervision program (ptsp) terhadap peningkatan pengetahuan, motivasi, dan presisi kader posyandu dalam pencegahan stunting pada balita. penelitian ini menggunakan quasi-experimental one group pre-post test design dan melibatkan 110 kader posyandu yang dipilih dengan stratified random sampling. izin etik penelitian didapatkan dari komite etik penelitian keperawatan fakultas keperawatan universitas syiah kuala. intervensi ptsp dilakukan selama satu minggu dengan training of trainers (tot) yang terdiri dari staf promkes dan gizi dinas kesehatan kota sabang pada 20 peer supervision yang memberikan supervisi kepada 110 kader. data dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan tentang pencegahan stunting, motivasi kader dan lembar observasi prosedur pengukuran antropometri yang dianalisa menggunakan uji statistik deskriptif dan wilcoxon. hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor pengetahuan, motivasi, dan presisi pengukuran antropometri dengan nilai p-value
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EFEKTIFITAS PEER TRAINING AND SUPERVISION PROGRAM (PTSP) TERHADAP PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN PRESISI KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA SABANG.. Banda Aceh Program Studi Magister Ilmu Keperawatan Unsyiah,2025
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN, DANA INSENTIF, KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA DENGAN PARTISIPASI KADER DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DIWILAYAH PUSKESMAS KUTABLANG KABUPATEN BIREUEN (Yanti, 2015)
Abstract
Empowering community health workers (kaders) is a crucial aspect in the prevention of stunting. Unfortunately, kader empowerment has not been optimally implemented, particularly in areas with high stunting rates. Moreover, there is a lack of evidence regarding the implementation of training and supervision programs for kaders aimed at improving knowledge, motivation, and precision in stunting prevention, especially in Sabang City. This study aims to determine the effectiveness of the Peer Training and Supervision Program (PTSP) in enhancing the knowledge, motivation, and precision of posyandu kaders in preventing stunting among toddlers. This research employed a quasi-experimental one-group pre-post test design and involved 110 posyandu kaders selected through stratified random sampling. Ethical approval for the study was obtained from the Ethics Committee of the Faculty of Nursing, Syiah Kuala University. The PTSP intervention was carried out over one week, involving a Training of Trainers (ToT) session conducted by health promotion and nutrition staff from the Sabang City Health Office for 20 kaders, who then acted as peers providing supervision to other kader members. Data were collected before and after the intervention using a questionnaire on stunting prevention knowledge, a motivation scale, and an anthropometric measurement observation checklist. The data were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in the mean scores of knowledge, motivation, and anthropometric measurement precision, with a p-value