Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AZIZATUN FARANNISA, PEMAHAMAN SISWA TERHADAP NILAI-NILAI MORAL DI SMP NEGERI 1 SEUNAGAN. Banda Aceh Fakultas KIP,2025

Pemahaman siswa terhadap nilai moral belum sepenuhnya terintegrasi dalam kehidupan siswa, sehingga pemahaman mereka terhadap nilai-nilai tersebut cenderung kurang mendalam. salah satunya nilai moral tanggung jawab, siswa di smp negeri 1 seunagan cenderung lebih dominan bersifat individualis, hal ini terlihat dari kurangnya kepedulian mereka terhadap teman-teman di sekitar penelitian ini bertujuan untuk : (1) untuk mendeskripsikan pemahaman siswa terhadap nilai moral tanggung jawab di smp negeri 1 seunagan; (2) untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa terhadap nilai moral tanggung jawab di smp negeri 1 seunagan. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. subjek penelitian 1 guru ppkn dan 7 peserta didik. hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pemahaman dan penerapan nilai moral tanggung jawab siswa smp negeri 1 seunagan umumnya berada pada tingkat konvensional menurut teori lawrence kohlberg, khususnya pada tahap “orientasi anak baik” dan “menjaga tata tertib sosial”. namun, beberapa siswa mulai menunjukkan perkembangan ke tingkat pasca-konvensional, ditandai dengan kesadaran pribadi dan kepedulian terhadap orang lain. (2) faktor yang memengaruhi perkembangan ini meliputi lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, serta media dan teknologi. keluarga berperan sebagai fondasi utama melalui keteladanan, sementara sekolah mendukung melalui pembelajaran kontekstual, program rutin, dan kegiatan ekstrakurikuler. teman sebaya memberi pengaruh melalui interaksi sosial, sedangkan teknologi dapat memberi dampak positif maupun negatif tergantung penggunaannya. kesimpulannya, bahwa (1) pemahaman nilai tanggung jawab siswa smp negeri 1 seunagan umumnya berada pada tahap konvensional, namun sebagian mulai berkembang ke tahap pasca-konvensional. (2) perkembangan ini dipengaruhi oleh faktor keluarga, sekolah, teman sebaya, serta media dan teknologi. penelitian ini menyarankan (1) sekolah perlu mengintegrasikan pendidikan nilai moral tanggung jawab dalam pembelajaran dan kegiatan non-akademik, agar siswa memahami tanggung jawab sebagai kesadaran pribadi, bukan sekadar kewajiban aturan. (2) bangun kerja sama aktif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai tanggung jawab siswa.



Abstract

Students' understanding of moral values has not been fully integrated into their lives, so their understanding of these values tends to be less profound. One of them is the moral value of responsibility, students at SMP Negeri 1 Seunagan tend to be more dominantly individualistic, this can be seen from their lack of concern for friends around them. This study aims to: (1) Describe students' understanding of the moral value of responsibility at SMP Negeri 1 Seunagan; (2) Analyze the factors that influence students' understanding of the moral value of responsibility at SMP Negeri 1 Seunagan. The method used in this study is a qualitative approach method and a descriptive type. Data collection techniques used in this study were interviews and documentation. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research subjects were 1 PPkn teacher and 7 students. The results of the study showed that, (1) The understanding and application of the moral value of responsibility of students at SMP Negeri 1 Seunagan are generally at the conventional level according to Lawrence Kohlberg's theory, especially at the "Good Child Orientation" and "Maintaining Social Order" stages. However, some students began to show development to the post-conventional level, marked by personal awareness and concern for others. (2) Factors that influence this development include the family environment, school, peers, and media and technology. The family acts as the main foundation through role models, while the school supports through contextual learning, routine programs, and extracurricular activities. Peers influence through social interaction, while technology can have positive or negative impacts depending on its use. In conclusion, that (1) The understanding of the value of responsibility of students at SMP Negeri 1 Seunagan is generally at the conventional stage, but some are starting to develop to the post-conventional stage. (2) This development is influenced by family, school, peers, and media and technology. This study suggests (1) Schools need to integrate education in the moral value of responsibility in learning and non-academic activities, so that students understand responsibility as personal awareness, not just an obligation to rules. (2) Build active cooperation between schools, families, and communities to strengthen students' understanding of the value of student responsibility.



    SERVICES DESK