Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Kelvin Arief, PERANCANGAN SEQUENCE PERIODE JANUARI - JUNI 2025 PADA OPERASI TAMBANG BATUBARA BERDASARKAN KONDISI EKSISTING ALAT MEKANIS PT JHONLIN BARATAMA JOBSITE PT YASTRA ENERGY, KECAMATAN TEWEH TENGAH, KABUPATEN BARITO UTARA, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Pt yastra energy merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan batubara dan saat ini menjalankan kegiatan operasional di desa lemo 1, kecamatan teweh tengah, kabupaten barito utara, provinsi kalimantan tengah. perusahaan ini menerapkan metode tambang terbuka dengan wilayah izin usaha pertambangan (iup) seluas 2.058 hektare. dalam pelaksanaan kegiatan penambangan, perusahaan menyusun perencanaan urutan penambangan (sequence) yang bertujuan untuk mengatur jalannya proses penambangan secara efektif dan efisien, sekaligus memastikan pencapaian target produksi yang telah ditetapkan. pada periode januari - juni tahun 2025, sequence penambangan belum dirancang, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan production schedule plan penambangan pada periode januari hingga juni 2025, merancang desain pit, serta merancang sequence penambangan berdasarkan production schedule plan pada periode januari – juni 2025. proses perancangan sequence dilakukan melalui rancangan production schedule plan untuk memperoleh volume batubara dan overburden. pada penelitian ini nantinya juga akan membahas mengenai jumlah alat gali muat, alat angkut, dan alat pendukung (support) yang digunakan dalam proses penambangan tiap bulannya. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa desain sequence yang dirancang untuk periode januari – juni 2025 menghasilkan total volume overburden sebesar 3.397.365 bcm dan batubara sebesar 460.025 metric ton, dengan nilai stripping ratio sebesar 7,39.



Abstract

PT Yastra Energy is a company engaged in the coal mining industry and is currently operating in Lemo 1 Village, Teweh Tengah District, North Barito Regency, Central Kalimantan Province. The company applies an open-pit mining method within a Mining Business License (IUP) area covering 2,058 hectares. In carrying out its mining activities, the company develops a mining sequence plan aimed at organizing the mining process effectively and efficiently, while ensuring the achievement of predetermined production targets.For the January – June 2025 period, the mining sequence had not yet been designed, thus this study aims to develop a production schedule plan for that period, design the pit layout, and construct a mining sequence based on the planned production schedule. The sequence planning process is carried out through the preparation of the production schedule plan to determine the volume of coal and overburden.This study also discusses the monthly utilization of excavation and loading equipment, hauling units, and supporting equipment used throughout the mining process. The results of the study show that the designed mining sequence for the January – June 2025 period produces a total overburden volume of 3,397,365 BCM and 460,025 metric tons of coal, with a stripping ratio of 7.39.



    SERVICES DESK