Gabapentin merupakan analgetik adjuvan pada pasien nyeri neuropatik yang diketahui memiliki dampak terhadap proses proliferasi dan metastasis kanker. mekanisme kerja gabapentin sebagai penghambat kanal ion dan enzim branched-chain aminotransferase 1 (bcat1) terlibat dalam proses perkembangan kanker. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gabapentin terhadap proliferasi sel kanker prostat (pc-3) dengan menilai ekspresi marker proliferasi sel ki67 dan viabilitas sel. desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental in vitro dengan rancangan acak. sel pc-3 dikultur dan dibagi menjadi lima kelompok, meliputi empat kelompok perlakuan yang diberi gabapentin dengan dosis bertingkat, yaitu 8000 ng/ml, 16000 ng/ml, 32000 ng/ml, dan 64000 ng/ml, serta satu kelompok kontrol negatif. ekspresi ki67 dianalisis menggunakan metode elisa, sedangkan viabilitas sel dianalisis menggunakan metode microtetrazolium (mtt) assay. rata-rata hasil ekspresi ki67 dan viabilitas sel dianalisis menggunakan uji kruskal wallis dengan tingkat signifikansi (α) (0,05). hasil uji kruskal wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada ekspresi ki67 antar kelompok perlakuan dengan nilai p < 0,05 namun tidak signifikan pada viabilitas sel dengan nilai p> 0,05. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gabapentin memberikan efek bifasik dan time dependent terhadap inhibisi proliferasi sel karsinoma prostat berdasarkan ekspresi ki67 namun tidak berpengaruh terhadap penurunan viabilitas sel karsinoma prostat. hal ini kemungkinan berkaitan dengan desensitisasi reseptor, aktivasi jalur kompensasi, dan efek pro-proliferatif sekunder yang diakibatkan oleh mekanisme kanal ion dan bcat1 oleh gabapentin. kata kunci: gabapentin, kanker prostat, pc-3, ki67, mtt assay
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH GABAPENTIN TERHADAP PROLIFERASI SEL KANKER : UJI IN VITRO PADA KULTUR SEL KARSINOMA PROSTAT ( PC-3 ). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025
Baca Juga : EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTI NEUROPATHIC PAIN PADA PASIEN CANCER PAIN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (SUZILA, 2019)
Abstract
Gabapentin, an adjuvant analgesic widely used in the management of neuropathic pain, has been shown to influence cancer progression, particularly in relation to cellular proliferation and metastasis. Its pharmacological activity involves the inhibition of voltage-gated ion channels and the enzyme branched-chain aminotransferase 1 (BCAT1), both of which are associated with oncogenic processes. This study aimed to evaluate the effects of gabapentin on the proliferation of prostate cancer cells (PC-3) by assessing Ki67 expression and cell viability. An in vitro experimental study with a randomized design was conducted using PC-3 cells, which were divided into five groups: a negative control and four treatment groups receiving graded concentrations of gabapentin (8000, 16000, 32000, and 64000 ng/ml). Ki67 expression was quantified using enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), while cell viability was measured via the microtetrazolium (MTT) assay. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test with a significance level of α = 0.05. The results demonstrated a statistically significant difference in Ki67 expression among treatment groups (p < 0.05), while no significant differences were observed in cell viability (p > 0.05). These findings indicate that gabapentin may exert a biphasic and time-dependent inhibitory effect on prostate cancer cell proliferation without significantly compromising cell viability. The observed effects may be attributed to receptor desensitization, activation of compensatory signaling pathways, or secondary pro-proliferative mechanisms mediated by ion channel and BCAT1 inhibition. Keywords: Gabapentin, Prostate cancer, PC-3, Ki67, MTT assay
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN STADIUM KLINIK PASIEN KANKER SERVIKS UTERI DI BLUD RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE JANUARI 2010- JUNI 2012 (Riska Apriliana, 2023)