Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Tirabidah, PENGARUH MODEL JIGSAW COOPERATIVE LEARNING TERHADAP PRESTASI SISWA KELAS 2 SMP DALAM PEMBELAJARAN READING COMPREHENSION. (EKSPERIMEN DI SMP NEGERI 17 BANDA ACEH) ). Banda Aceh prog. studi magister pendidikan bahasa inggris,2010

Kata kunci: jigsaw, prestasi, dan pembelajaran reading comprehension penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai yang berarti antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan jigsaw cooperative learning model degan siswa yang diajarkan dengan menggunakan conventional method dalam pembelajaran reading comprehension. subjek penelitian ini adalah siswa kelas dua smp negeri 17 banda aceh. ada dua kelas, satu kelas sebagai kelompok eksperimen yaitu kelas viii, dan satu kelas lagi sebagai kelompok control yaitu kelas viii. kelompok eksperimen diajarkan pembelajaran reading comprehension dengan menggunakan jigsaw cooperative learning model, kelompok control diajarkan reading comprehension dengan menggunakan conventional method dan kedua kelompok ini jumlah siswanya sama banyak yaitu masing- masing 32orang. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dengan cara mengadakan pretes dan postes. dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan instrument tes. tes ini untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami teks bacaan, peneliti memberikan tes dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 soal. semua soal peneliti ambil dari balitbang depdiknas,ujian akhir nasional tingkat smp tahun 2007 dan 2008. soa• soal tersebut terdiri dari sejumlah teks. pertanyaan soal-soal berkenaan dengan ; ide pokok, informasi rinci, makna kata atau frase, rujukan kata, dan lain- lain. pretes dilaksanakan pada tanggal 12 maret 2009, pastes dilaksanakan pada tanggal 16 april 2009. untuk membuktikan hipotesa peneliti menganalisa data dengan menggunakan prosedur statistik seperti menentukan rata-rata, standar deviasi,dan uji z. uji z digunakan untuk menganalisa perbedaan antara dua buah rata-rata dua kelompok. berdasarkan analisis statistik hasilnya menunjukkan bahwa nilai rata-rata postes kelompok eksperimen yaitu kelompok yang diajarkan dengan menggunakan model jigsaw cooperative learning lebih tinggi dari kelompok control yaitu kelompok yang diajarkan dengan menggunakan conventional method. kelompok eksperimen mendapat nilai rata-rata postes 70,344 sedangkan kelompok control mendapat nilai rata-rata postes 48.perbedaannya adalah 70,344-48=22,34.perbedaan nilai rata-rata postes antara kelompok eksperimen dan kelompok control sangat berarti .perbedaan ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh positive dari perlakuan model jigsaw cooperative learning .dan sudah tentu peningkatan ini disebabkan oleh hasil penggunaan model jigsaw cooperative learning model. perbedaan dua nilai rata-rata pastes sangat berarti karena basil perhitungan nilai uji z lebih tinggi dari batas nilai koefisien uji z yang disediakan. batas nilai koefisien uji z antara -1,96 sampai +1,96 pada tingkat signifikan 5%(a=0,005). apabila hasil perhitungan nilai uji z lebih tinggi atau lebih rendah dari pada nilai batas koefisien uji z yang disediakan yaitu antara -1,96 sampai dengan +1,96 pada tingkat signifikan5%a0=0,005) maka hipotesis nol ho) tidak diterima atau ditolak. sementara itu hasil perhitungan nilai uji z untuk kedua kelompok adalah 5,6 pada tingkat signifikan 5%(a=0,005). ini membuktikan bahwa kedua kelompok ada perbedaan yang sangat berarti. dengan kata lain hasil perlakuan memberikan pengaruh positif terhadap prestasi atau kemampuan siswa kelas dua smp dalam pembelajaran reading comprehension. atau dapat dikatakan hasil strategi pembelajaran yang digunakan pada kelompok eksperimen lebih berarti daripada hasil strategi pembelajaran yang digunakan pada kelompok control. hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model jigsaw cooperative learning mempunyai banyak pengaruh yang positif terhadap kemampuan siswa dalam pembelajaran reading comprehension mereka. pengajaran siswa dengan menggunakan strategi jigsaw dapat menyokong dan memperbaiki kemampuan siswa dalam pembelajaran reading comprehension. siswa termotivasi untuk mempelajari bahasa inggris. untuk kelanjutan hasil riset ini, diperlukan saran yang bermanfaat dan berguna, yaitu untuk membuat pembelajaran menjadi suatu kegiatan yang berguna dan menyenangkan merupakan suatu bagian yang sangat penting dari pengalaman bahasa. jadi guru bahasa inggris harusnya menggunakan beraneka strategi atau tehnik yang sesuai dalam proses pembelajaran bahasa inggris salah satunya adalah jigsaw cooperative learning model. akhimya, karena penelitian ini masih ada kelemahannya maka peneliti selanjutnya diperlukan.



Abstract



    SERVICES DESK