Pengembangan pariwisata di kawasan pesisir utara aceh merupakan salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. penelitian ini bermaksud mengkaji potensi, tantangan, dan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di gampong lamreh, kecamatan mesjid raya, kabupaten aceh besar. kawasan ini memiliki sejumlah objek wisata alam dan sejarah yang menawarkan pemandangan yang menarik, nilai sejarah yang tinggi, serta lingkungan yang relatif masih terjaga. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. temuan di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 96% masyarakat mengetahui keberadaan potensi wisata yang dimiliki lamreh, dan sekitar 78% menganggap wisata alam sebagai daya tarik utama kawasan ini. tingkat keterlibatan langsung masyarakat dalam aktivitas pariwisata masih tergolong rendah, yang menunjukkan perlunya peningkatan partisipasi warga dalam sektor ini. dari sisi ekonomi, sekitar 39% masyarakat merasakan adanya peningkatan pendapatan akibat aktivitas pariwisata, meskipun dampaknya belum merata. sebanyak 68% menilai bahwa keberadaan pariwisata memberikan dampak positif terhadap lingkungan, dan 79% menyatakan harapan agar pengembangan wisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus perbaikan infrastruktur. di sisi lain, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pendukung, serta belum adanya sistem pengelolaan destinasi yang terintegrasi. berdasarkan hasil analisis swot, strategi pengembangan diarahkan pada pendekatan weakness–opportunities (w–o), yakni memanfaatkan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal. strategi difokuskan pada peningkatan aksesibilitas, penataan jalur tracking, revitalisasi situs sejarah, pengamanan kawasan tebing, serta penguatan kelembagaan dan promosi digital. pendekatan ini diharapkan mampu mendorong gampong lamreh menjadi destinasi wisata pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan di wilayah aceh. kata kunci: pesisir utara aceh, gampong lamreh, pengembangan pariwisata, swot, strategi keberlanjutan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DINAMIKA PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN KAWASAN PESISIR UTARA ACEHRN(STUDI KASUS: GAMPONG LAMREH, KECAMATAN MESJID RAYA, KABUPATEN ACEH BESAR). Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN SPESIES MANGROVE DAN ASOSIASINYA DI PESISIR GAMPONG LAMNGA, KECAMATAN MESJID RAYA, KABUPATEN ACEH BESAR (HAJIDA SUKMA, 2024)
Abstract
Tourism development in the northern coastal area of Aceh is a strategic effort to stimulate local economic growth while preserving the natural environment. This study aims to examine the potential, challenges, and sustainable development strategies of tourism in Gampong Lamreh, Mesjid Raya Subdistrict, Aceh Besar District. The area is endowed with various natural and historical tourism attractions that offer scenic landscapes, high historical value, and a relatively well-preserved environment. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques including field observation, interviews, documentation, and questionnaires. Field findings indicate that approximately 96% of the local population is aware of the tourism potential in Lamreh, with around 78% identifying nature-based tourism as the main attraction of the area. However, community involvement in tourism activities remains relatively low, indicating a need for increased local participation. Economically, about 39% of the population has experienced income growth due to tourism-related activities, although the distribution of benefits is uneven. In addition, 68% of residents perceive tourism as having a positive impact on the environment, and 79% express hope that tourism development will contribute to economic improvement and better infrastructure. Nevertheless, several challenges persist, such as limited infrastructure, inadequate supporting facilities, and the absence of an integrated destination management system. Based on the SWOT analysis, development strategies are directed toward a Weakness–Opportunities (W–O) approach, utilizing external opportunities to overcome internal weaknesses. The proposed strategies include improving accessibility, organizing trekking routes, revitalizing historical sites, securing cliff areas, and strengthening institutional capacity and digital promotion. These efforts are expected to support Gampong Lamreh in becoming a competitive and sustainable coastal tourism destination in Aceh. Keywords: Northern Coastal Aceh, Gampong Lamreh, Tourism Development, SWOT, Sustainability Strategy
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG PADA KAWASAN GREEN BELT GAMPONG BARO KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (MUHAMMAD IQBAL, 2024)