Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NISA RAHMANA, HUBUNGAN FORGIVENESS DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN KOTA BANDA ACEH.. Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2025

Abstrak nisa rahmana (2025), hubungan forgiveness dengan subjective well-being pada remaja yang tinggal di panti asuhan kota banda aceh. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan drs. abu bakar, m.si., dan hettti zuliani s.pd., m.pd., p.h.d. remaja yang tinggal di panti asuhan merupakan kelompok yang rentan mengalami tekanan psikologis, seperti perasaan dendam, kecenderungan menutup diri, dan kehilangan kasih sayang orang tua. penelitian terhadap faktor-faktor yang dapat meningkatkan subjective well-being pada kelompok ini menjadi penting untuk dilakukan. forgiveness merupakan salah satu faktor yang berpotensi berperan dalam peningkatan subjective well-being. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan forgiveness dengan subjective well being remaja yang tinggal di kota banda aceh serta melihat bagaimana gambaran forgiveness dan subjective well being pada remaja yang tinggal di panti asuhan kota banda aceh. metode penelitian ini deskriptif korelasional dengan skala forgiveness dan skala subjective well being sebagai alat pengumpulan data berbentuk skala likert modifikasi. populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal pada lima panti asuhan di kota banda aceh sejumlah 68 remaja dan sampel dipilih dengan total sampling karena populasi relatif kecil. hasil penelitian menunjukkan bahwa forgiveness pada remaja yang tinggal di panti asuhan kota banda aceh berada pada kategori tinggi dengan persentase 49% dan subjective well being pada remaja yang tinggal di panti asuhan hampir separuhnya berada pada kategori tinggi dengan persentase 50%. analisis korelasi diperoleh nilai r hitung sebesar 0,580 yang artinya terdapat korelasi yang cukup. nilai signifikansi 0,000 maka nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yang bermakna terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel x (forgiveness) dengan y (subjective well being). artinya semakin tinggi forgiveness remaja yang tinggal di panti asuhan maka semakin tinggi subjective well being remaja tersebut, begitupun sebaliknya. kata kunci : forgiveness, subjective well being, remaja, panti asuhan



Abstract

ABSTRACT Nisa Rahmana (2025), The Relationship Between Forgiveness and Subjective Well Being Among Adolescents Living in Orphanages in Banda Aceh City. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Drs. Abu Bakar, M.Si., and Hettti Zuliani S.Pd., M.Pd., P.h.D. Teenagers living in orphanages are a vulnerable group prone to psychological stress, such as feelings of resentment, tendency to withdraw, and loss of parental love. Research on factors that can improve subjective well-being in this group is important to conduct. Forgiveness is one factor that has the potential to play a role in improving subjective well-being. This study aims to examine the relationship between forgiveness and subjective well-being among adolescents living in Banda Aceh City and to explore the characteristics of forgiveness and subjective well being among adolescents residing in orphanages in Banda Aceh City. The research method employed is descriptive correlational, utilizing forgiveness scales and subjective well-being scales as data collection tools in the form of modified Likert scales. The population in this study consists of 68 adolescents living in five orphanages in Banda Aceh City, and the sample was selected using total sampling due to the relatively small population size. The results of the study indicate that forgiveness among adolescents living in orphanages in Banda Aceh City is in the high category, with a percentage of 49%, and subjective well-being among adolescents living in orphanages is almost half in the high category, with a percentage of 50%. The correlation analysis yielded a calculated r value of 0.580, indicating a moderate correlation. The significance level is 0.000, which is greater than 0.05, indicating a positive and significant relationship between variable X (forgiveness) and Y (subjective well-being). This means that the higher the level of forgiveness among adolescents living in orphanages, the higher their subjective well-being, and vice versa. Keywords: Forgiveness, Subjective Well Being, Teenagers, Orphanage



    SERVICES DESK