Abstrak kata kunci : perkembangan, infrastruktur fisik, kota penelitian yang berjudul “perkembangan infrasrtuktur fisik kota bireuen, 1945-2014”, ini bertujuan menjelaskan perkembangan infrastruktur fisik kota bireuen serta faktor pendukung dan penghambat perkembangan infrastruktur tersebut. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah kritis (historis) dengan pendekatan kualitatif. sumber-sumber yang diperoleh berasal dari badan arsip dan perpustakaan wilayah aceh, bappeda aceh utara, bappeda bireuen, bps bireuen, pdam kr. peusangan bireuen, pln ranting bireuen, kantor dinas pekerjaan umum kab. bireuen, dinas kesehatan kab. bireuen, kantor kementrian agama kab. bireuen dan dinas pengelolaan pasar kab. bireuen, serta wawancara dengan tokoh-tokoh yang terkait dalam penelitian ini. hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur kota bireuen mengalami perkembangan secara perlahan-lahan dan terus meningkat dari tahun ke tahun. perkembangan infrastruktur fisik kota bireuen tersebut meliputi: a) infrastruktur utama (jalan dan jembatan, air bersih dan jaringan listrik), b) infrastruktur pendukung (perumahan penduduk, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas perdagangan dan fasilitas peribadatan). pascapemekaran bireuen dari kabupaten aceh utara berdasarkan undang-undang nomor 48 tahun 1999 infrastruktur kota bireuen mengalami perkembangan yang signifikan. dalam proses perkembangan infrastruktur kota bireuen, tentu ada kendala seperti kurangnya anggaran dana serta rendahnya kualitas infrastruktur yang sudah ada. namun, dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah serta masyarakat yang ada di wilayah bireuen, maka tercapailah infrastruktur yang sudah memadai seperti sekarang ini.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERKEMBANGAN INFRASTUKTUR FISIK KOTA BIREUEN, 1945-2014. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : PERKEMBANGAN ETNIS TIONGHOA DI KOTA BANDA ACEH, 1945-2014 (CITRA AMELIA, 2014)
Abstract
Baca Juga : PADUSERARI RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP RENCANA DETAIL TATA RUANG DI KOTA BIREUEN (DANIL FAHREZA POHAN, 2018)