Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Naufal Riaddil Manzila, KAJIAN SOSIAL DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA NELAYAN PANCING TONDA DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG BAROH KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Alat tangkap pancing tonda merupakan alat tangkap yang dominan digunakan oleh nelayan di pangkalan pendaratan ikan (ppi) ujong baroh kabupaten aceh barat. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial nelayan dan menganalisis pendapatan nelayan pancing tonda. metode penelitian menggunakan metode observasi dan wawancara dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dalam waktu satu bulan. hasil penelitian diperoleh 43 responden nelayan pancing tonda, nelayan pancing tonda sebagian besar berada di usia produktif yaitu 46- 55 tahun (49%). pendidikan terakhir dominan adalah sma (37%), pengalaman melaut >20 tahun (44%), kepemilikan rumah sebagian besar permanen (84%), tanggungan keluarga 4-6 orang (67%) dan sebagian besar tidak memiliki pekerjaan sampingan (61%). pendapatan rumah tangga nelayan pancing tonda di pangkalan pendaratan ikan (ppi) ujong baroh kab. aceh barat berbeda-beda, nelayan yang hanya memiliki pendapatan melaut dikategorikan tidak sejahtera. nelayan yang memiliki pendapatan melaut dan pendapatan nonmelaut dikategorikan tidak sejahtera. nelayan yang memiliki pendapatan melaut dan pendapatan anggota keluarga dikategorikan tidak sejahtera. namun, nelayan yang memiliki pendapatan melaut, pendapatan nonmelaut dan pendapatan anggota keluarga dikategorikan sejahtera.



Abstract

The trolling line fishing gear is the dominant fishing method used by fishermen at the Ujong Baroh Fish Landing Base (PPI) in West Aceh Regency. This study aims to describe the social conditions of the fishermen and analyze the income of trolling line fishermen. The research method employed observation and interviews, using accidental sampling technique over a one-month period. The results showed that there were 43 respondents who were trolling line fishermen. Most of them were in the productive age group of 46–55 years (49%). The majority had completed senior high school (37%), had more than 20 years of fishing experience (44%), owned permanent housing (84%), supported 4–6 family members (67%), and most had no side jobs (61%). The household income of trolling line fishermen at the Ujong Baroh Fish Landing Base (PPI), West Aceh Regency, varied. Fishermen who relied solely on fishing income were categorized as not prosperous. Those with both fishing and non-fishing income were also categorized as not prosperous. Likewise, those with fishing income and family member income were considered not prosperous. However, fishermen who had fishing income, non-fishing income, and income from family members were categorized as prosperous.



    SERVICES DESK