Indonesia yang terletak di wilayah ring of fire memiliki ancaman bahaya gempa yang tinggi, maka dari itu sangat diperlukan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan terutama dalam desain bangunan. bangunan sekolah merupakan bangunan yang masuk dalam kategori bangunan beresiko besar dengan tingkat kepadatan pengguna yang tinggi. sehingga desain bangunan sekolah dirancang dengan mempertimbangkan aspek keselamatan yang tinggi atau masuk dalam kategori risiko yang utama. desain bangunan sekolah, termasuk dalam penempatan tangga sebagai jalur evakuasi, sangat krusial untuk melindungi siswa dalam situasi darurat. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penempatan tangga dalam struktur bangunan sekolah terhadap perilaku struktur dan waktu evakuasi dalam situasi darurat, khususnya saat terjadi gempa bumi. metode yang digunakan meliputi analisis pembebanan berdasarkan sni 1727:2020, analisis perilaku struktur menggunakan rekaman gempa melalui metode riwayat waktu (time history analysis). selain itu penelitian ini juga menganalisis waktu evakuasi yang mempertimbangkan kepadatan populasi, kecepatan pergerakan orang, dan jarak jalur evakuasi berdasarkan simulasi penempatan tangga utama. penelitian ini memanfaatkan perangkat lunak sap2000 untuk memodelkan dan menganalisis struktur bangunan. hasil penelitian menunjukkan bahwa model struktur dengan penempatan tangga di sisi kiri dan kanan, khususnya dengan pendekatan equivalent frame, memberikan respons struktural yang paling stabil terhadap beban gempa. model ini menghasilkan gaya geser dasar tertinggi 3349,4 kn dan terendah 2778,3 kn, perpindahan sebesar 55,53 mm dan simpangan antar tingkat sebesar 20,37 mm yang menunjukkan nilai terendah dari model lainnya. selain itu dari sisi evakuasi, model yang sama juga menunjukkan waktu evakuasi tercepat, dengan efisiensi waktu hingga 5,96% lebih cepat dibandingkan model dengan tangga di tengah. temuan ini menegaskan bahwa desain dan posisi tangga dalam bangunan sekolah tidak hanya mempengaruhi kenyamanan penggunaan sehari-hari, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan struktural dan kelancaran proses evakuasi saat terjadi bencana.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH DESAIN PENEMPATAN TANGGA BANGUNAN SEKOLAH TERHADAP PERILAKU STRUKTUR DAN WAKTU EVAKUASI DALAM SITUASI DARURAT. Banda Aceh ,
Baca Juga : ANALISIS PENENTU KEPUTUSAN EVAKUASI UNTUK MENDUKUNG RENCANA TANGGAP DARURAT TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (VONA INAYAH, 2025)
Abstract
Indonesia, which is located in the Ring of Fire region, has a high earthquake hazard, therefore special attention is needed to safety aspects, especially in building design. School buildings are buildings that fall into the category of high-risk buildings with a high level of user density. So that the design of school buildings is designed by considering high safety aspects or in the main risk category. School building design, including the placement of stairs as an evacuation route, is crucial to protect students in emergency situations. This study aims to evaluate the effect of stair placement in school building structures on structural behavior and evacuation time in emergency situations, especially during earthquakes. The methods used include loading analysis based on SNI 1727:2020, analysis of structural behavior using earthquake records through the time history analysis method. In addition, this research also analyzes evacuation times that consider population density, speed of movement of people, and distance of evacuation routes based on simulations of the placement of the main stairs. This research utilizes SAP2000 software to model and analyze the building structure. The results showed that the structural model with stairs on the left and right sides, especially with the equivalent frame approach, provided the most stable structural response to earthquake loads. This model produced the highest base shear force of 3349.4 kN and the lowest of 2778.3 kN, a displacement of 55.53 mm and an inter-level deviation of 20.37 mm, which were the lowest values of the other models. In terms of evacuation, the same model also showed the fastest evacuation time, with a time efficiency of up to 5.96% faster than the model with the stairs in the center. These findings confirm that the design and positioning of staircases in school buildings not only affect the comfort of daily use, but also have a significant impact on structural safety and the smoothness of the evacuation process during a disaster.
Baca Juga : ANALISIS PEMILIHAN RUTE EVAKUASI TSUNAMI BERDASARKAN LEBAR JALAN DI KECAMATAN BAITUSSALAM, ACEH BESAR (Kamalia, 2022)