Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan t. harzianum dan berbagai jenis bahan organik untuk mencegah penyakit layu fusarium dan pengaruhnya terhadap hasil tanaman cabai. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) dengan pola faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu perlakuan dosis t. harzianum (t) dan bahan organik (0). faktor dosis t. harzianum terdiri dari 5 (lima) tarafyaitu: to= t. harzianum 0 g/batang, ti= t. harzianum 5 g/batang t= t. harzianum 10 g/batang, ts= t. harzianum 15 g/batang, dan t«= t. harzianum 20 g/batang, dan faktor bahan organik terdiri dari 4 (empat) jenis yaitu : oo = tanpa bahan organik, o1= pupuk kandang 1 kg/batang, o2 = kompos 1 kg/batang, dan o = jerami padi 1 kg/batang. setiap kombinasi perlakuan diulang 3 (tiga) kali, sehingga diperoleh 60 satuan petak percobaan. parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, intensitas serangan, efektifitas trichoderma harzianum dan produksi tanaman cabai. hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan t. harzianum 20 g/batang yang dan kompos 1 kg/batang dapat memberikan basil yang baik terhadap tinggi tanaman, intensitas serangan, efektifitas t. harzianum pada 30, 45 dan 60 hst, dan produksi. kata kunci : trichoderma harzianum, fusarium oxysporum, bahan organik, tanaman cabai.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGGUNAAN TRICHODERMA HARZIANUM DAN BERBAGAI JENIS DAHAN ORGANIK UNTUK MENCEGAH PENYAKIT LAYU FUSARIUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL TANAMAN CABAI. Banda Aceh Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan,2010
Baca Juga : EFEKTIVITAS KASCING DAN TRICHODERMA HARZIANUM UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA PERTANAMAN TOMAT (Dedi Darmansyah, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERLAKUAN BIOPRIMING KOMBINASI AIR KELAPA MUDA DAN TRICHODERMA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH CABAI KADALUARSA (CAPSICUM ANNUUM L.) (Vina Maulidia, 2015)