Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Mutia Zakiyanti, PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII MTSN LHOKSUKON DENGAN STRATEGI BERTANYA. Banda Aceh magister bahasa dan satra indonsia,2010

Kata kunci: peningkatan kemampuan, membaca pemahaman, strategi bertanya penelitian ini berjudul peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas viii mtsn lhoksukon dengan strategi bertanya. penelitian ini membahas tentang upaya meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa mtsn lhoksukon yang masih rendah dengan strategi bertanya. rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa tersebut dibuktikan dengan adanya fenomena-fenomena berikut: (1) siswa masih menemui kesulitan dalam memahami isi bacaan, (2) siswa masih kesulitan mengungkapkan pesan/informasi yang tersirat dalam bacaan, (3) siswa kurang termotivasi untuk mengungkapkan pendapatnya berhubungan dengan bacaan. kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain (1) guru kurang membimbing siswa dalam proses membaca, (2) latihan membaca untuk memperoleh makna tersirat jarang dilakukan, dan (3) strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran membaca. pemahaman belum tepat dan sesuai. permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini, yaitu ''kemampuan siswa kelas viii mtsn lhoksukon dalam membaca pemahaman masih rendah". dari rumusan masalah itu diketahui bahwa penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas viii mtsn lhoksukon pada tahap prabaca, tahap saat baca dan tahap pascabaca. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas (ptk). rancangan penelitian ini mengikuti rancangan penelitian tindakan kelas yang meliputi observasi lapangan, perencanaan tindakan, pelaksanaan sekaligus observasi tindakan, dan refleksi tindakan. obsevasi lapangan dilakukan saat pembelajaran membaca pemahaman di kelas viii-1 mtsn lhoksukon untuk memperoleh refleksi awal. perencanaan tindakan diawali dengan melaksanakan diskusi untuk menyamakan pemahaman dan penyikapan terhadap konsep pembelajaran membaca pemahaman dengan strategi bertanya dan diteruskan dengan persiapan tindakan untuk merancang prosedur tindakan. pelaksanaan tindakan sekaligus observasi dilakukan secara kolaboratif dengan guru. refleksi dilakukan pada setiap siklus. subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas viii mtsn lhoksukon. tindakan dilaksanakan tiga siklus, setiap siklus memerlukan waktu 3x40 menit (satu kali pertemuan). penelitian dilaksanakan mulai tanggal 13 november sampai dengan 11 desember 2009. data penelitian ini berupa data proses dan data basil yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, penugasan, dan tes pada saat pembelajaran membaca pemahaman. pedoman yang digunakan adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, format penugasan, dan soal-soal membaca pemahaman. sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa dalam proses pembelajaran membaca pemahaman dengan strategi bertanya yang berlangsung di kelas viii-i mtsn lhoksukon. data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data model alir yang meliputi kegiatan mereduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. untuk menguji keabsahan data, teknik yang digunakan adalah ketekunan pengamatan, trianggulasi, dan pengecekan teman sejawat. hasil penelitian menunjukkan bahwa dari proses dan hasil pembelajaran membaca pemahaman, penggunaan strategi bertanya dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami isi bacaan, baik pada tahap prabaca, saat baca, maupun tahap pascabaca. peningkatan kemampuan siswa membaca pemahaman pada tahap prabaca tampak pada kemampuan siswa menyusun pertanyaan yang berhubungan dengan tema, bagian judul, dan judul bacaan untuk membangkitkan skemata. peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada tahap saat baca tampak pada kemampuan siswa menyusun pertanyaan yang berhubungan dengan isi bacaan untuk memahami isi bacaan. peningkatan kemampuan siswa membaca pemahaman pada tahap pascabaca tampak pada kemampuan siswa menjawab pertanyaan berdasarkan isi bacaan. peningkatan kemampuan siswa memahami bacaan dari segi proses juga dikuti oleh peningkatan hasil belajar. hasil pembelajaran diperoleh melalui tes esai tertulis yang dilakukan setiap akhir siklus. hasil rata-rata tes siklus i mencapai skor 69,63 dengan kualifikasi cukup. hasil rata-rata tes siklus ii mencapai skor 81,46 dengan kualifikasi baik, sedangkan hasil rata-rata tes siklus m mencapai skor 83,66 dengan kualifikasi baik,



Abstract



    SERVICES DESK