Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ALA KHALILULLAH RAHMAN, ANALISIS PENGARUH ANTRIAN WEAK LANE DISCIPLINE (WLD) TERHADAP WAKTU HILANG AWAL PADA SIMPANG BERSINYAL PDAM. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2025

Jumlah kepemilikan kendaraan di banda aceh menunjukkan angka yang signifikan dan terus meningkat sehingga terjadinya peningkatan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi menyebabkan jumlah pengguna jalan melebihi kapasitas yang tersedia dan menimbulkan masalah - masalah pada lalu lintas salah satunya masalah kemacetan. kemacetan di banda aceh umumnya terjadi pada saat jam puncak termasuk jam puncak pagi dan sore terutama pada simpang bersinyal. simpang bersinyal di kota banda aceh tepatnya pada simpang bersinyal pdam memiliki volume lalu lintas yang tinggi sehingga pada simpang tersebut memerlukan petugas lalu lintas untuk mengatur arus lalu lintas. kemacetan pada simpang bersinyal dapat disebabkan oleh perilaku pengguna jalan pada saat antrian di simpang bersinyal. salah satu perilaku pengguna jalan yang umumnya terlihat pada simpang bersinyal adalah pengguna jalan yang mengantri tidak sesuai dengan aturan lalu lintas atau weak lane discipline (wld) pada saat lampu bersinyal merah sehingga dapat mempengaruhi lamanya reaksi pengemudi untuk menggerakkan kendaraannya disebut juga dengan waktu hilang awal. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi wld pada simpang bersinyal pdam, menghitung waktu hilang awal akibat wld dan tanpa wld, serta mengevaluasi arus jenuh dasar lapangan pada kedua kondisi tersebut dan membandingkannya dengan arus jenuh dasar berdasarkan pkji 2023. dalam aspek analisis, digunakannya metode analisis regresi linier sederhana untuk menghitung ulang model arus jenuh dasar baru pada simpang bersinyal ini. hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan pada kondisi wld yang teramati pada simpang ini didominasi oleh sepeda motor. waktu hilang awal akibat wld memiliki waktu hilang yang lebih lama dibandingkan waktu hilang awal tanpa wld. pengkalibrasian model arus jenuh dasar pada kondisi wld menghasilkan 363 kali lebar efektif lengan simpang, sedangkan model arus jenuh dasar pkji 2023 adalah 600 kali lebar efektif lengan simpang. kata kunci: simpang bersinyal, arus jenuh dasar, waktu hilang awal, weak lane discipline, regresi linier, pkji.



Abstract

The number of vehicle ownerships in Banda Aceh has significantly and consistently increased, resulting in a rise in private vehicle trips. This situation has led to the number of road users exceeding the available road capacity, thereby causing various traffic issues, with congestion being one of the most prominent. Traffic congestion in Banda Aceh typically occurs during peak hours, particularly in the morning and evening, with signalized intersections serving as critical congestion points. One such intersection is the PDAM signalized intersection, which experiences high traffic volumes, necessitating the presence of traffic officers to regulate vehicle flow. Congestion at signalized intersections can be influenced by road user behavior, especially during vehicle queues. A commonly observed behavior is weak lane discipline (WLD), where road users’ queue improperly during the red signal phase, violating traffic regulations. This behavior can significantly affect driver’s reaction times when the light turns green, known as start-up lost time. This study aims to investigate the WLD conditions at the PDAM signalized intersection, calculate the start-up lost time under WLD and non-WLD conditions, evaluate the field base saturation flow for both conditions, and compare these results with the base saturation flow values specified in PKJI 2023. As for the analytical, a simple linear regression method was applied to recalibrate a new base saturation flow model for this intersection. The results indicate that motorcycles dominate vehicle queues under WLD conditions at this intersection. The start-up lost time under WLD conditions is longer compared to non-WLD conditions. The calibrated base saturation flow model under WLD conditions was found to be 363 times the effective approach width, where as the base saturation flow model according to PKJI 2023 is 600 times the effective approach width. Keywords: Signalized intersection, base saturation flow rate, start-up lost time, weak lane discipline, linear regression, PKJI.



    SERVICES DESK