Ayam broiler merupakan salah satu komoditi unggas yang memberikan kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan protein hewani bagi penduduk indonesia yang terus meningkat setiap tahun. pakan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi karkas ayam boiler, namun menghabiskan biaya cukup tinggi yang dapat mencapai 70% dari total biaya produksi. alternatif pemecahan masalah yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan mengganti sebagian ransum komesil dengan bahan-bahan pakan lokal yang tersedia secara kontinyu dengan harga murah dan masih mengandung nilai gizi yang baik. bahan-bahan tersebut dapat berupa limbah yang masih layak dimanfaatkan untuk pakan ternak seperti limbah kulit ubi kayu (manihot esculenta). masalah yang dihadapi dalam pemanfaatannya sebagai bahan pakan ternak adalah kandungan nutrisinya yang rendah dan adanya kandungan zat antinutrisi berupa asam sianida (hcn) sehingga penggunaannya dalam ransum ternak masih sangat terbatas. sehingga perlu upaya fermentasi untuk meningkatkan kecernaan pada bahan pakan tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit ubi kayu fermentasi (tkuf) dalam bahan pakan substitusi (bps) sebagai pengganti jagung terhadap bobot dan persentase karkas ayam broiler. penelitian ini dilakukan di laboratorium lapangan peternakan (llp), fakultas pertanian, universitas syiah kuala tanggal 18 februari sampai dengan 26 maret. pemotongan dan pengambilan karkas dilakukan di laboratorium ilmu dan teknologi pengolahan daging, departemen peternakan, universitas syiah kuala. penelitian ini menggunakan 100 ekor anak ayam broiler (doc) strain mb 202p produksi pt japfa comfeed indonesia, medan. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) subsample dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. setiap ulangan merupakan unit percobaaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor anak ayam. data dianalisis dengan analysis of variance (anova) dan jika hasil berbeda nyata maka analisis dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan. perlakuan yang dicobakan adalah r0+ (100% ransum komersil), r0- (75% ransum komersil + 25% bps tanpa tkuf), r1 (75% ransumkomersil + 25% bps dengan 5% tkuf), r2 (75% ransum komersil + 25% bps dengan 10% tkuf), dan r3 (75% ransumkomersil + 25% bps dengan 15% tkuf). parameter yang diamati meliputi bobot dan persentase karkas, bobot dan persentase potongan karkas (dada, paha, sayap, punggung), serta bobot dan persentase giblet (rempela, hati, jantung) dan lemak abdomen. hasil sidik ragam diketahui bahwa penggunaan 15% tkuf sebagai pengganti jagung dalam bps untuk mensubstitusi sebagian ransum komersil berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KULIT UBI KAYU (MANIHOT ESCULENTA) FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI TAPE TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE KARKAS AYAM BROILER. Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN PREBIOTIK IMMUNO FORTE DENGAN LEVEL BERBEDA TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE KARKAS AYAM BROILER (Jaunul Abdillah, 2016)
Abstract
Broiler chicken is a poultry commodity that makes a big contribution to meeting the animal protein needs of the Indonesian population, which continues to increase every year.. Feed is one of the factors that can affect the production of boiler chicken carcasses, but it costs quite a lot of money, which can reach 70% of the total production cost. Alternative solutions to the problem that can be done include replacing some of the commercial rations with local feed ingredients that are continuously available at low prices and still contain good nutritional value. These ingredients can be waste that is still suitable for use as animal feed, such as cassava skin waste.(Manihot esculenta).The problem faced in its use as animal feed is its low nutritional content and the presence of antinutrients in the form of cyanide acid (HCN) so that its use in animal rations is still very limited. So fermentation efforts are needed to increase the digestibility of the feed material.This study aims to determine the effect of using fermented cassava skin flour (TKUF) in substitute feed ingredients (BPS) as a substitute for corn on the weight and percentage of broiler chicken carcasses. This research was conducted at the Animal Husbandry Field Laboratory (LLP), Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University from February 18 to March 26. Carcass cutting and retrieval were conducted at the Meat Processing Science and Technology Laboratory, Department of Animal Husbandry, Syiah Kuala University. This study used 100 broiler chicks (DOC) strain MB 202p produced by PT Japfa Comfeed Indonesia, Medan. The design used in this study was a Completely Randomized Design (CRD) subsample with 5 treatments and 4 replications. Each replication is an experimental unit consisting of 5 chicks each. Data were analyzed byAnalysis of Variance(ANOVA) and if the results are significantly different then the analysis is continued with Duncan's Multiple Range test. The treatment tested was R0+(100% commercial ration), R0-(75% commercial ration + 25% BPS without TKUF), R1 (75% commercial ration + 25% BPS with 5% TKUF), R2(75% commercial ration + 25% BPS with 10% TKUF), and R3(75% commercial ration + 25% BPS with 15% TKUF). The parameters observed included carcass weight and percentage, carcass cut weight and percentage (breast, thigh, wing, back), and giblet weight and percentage (gizzard, liver, heart) and abdominal fat. The results of the analysis of variance showed that the use of 15% TKUF as a substitute for corn in BPS to substitute part of the commercial ration had a significant effect (P
Baca Juga : ORGANOLEPTIK DAN KUALITAS FISIK DAGING AYAM BROILER DENGAN RNPEMBERIAN RANSUM KOMERSIL YANG SEBAGIAN DISUBSTITUSI RNDENGAN TEPUNG KULIT UBI KAYU (MANIHOT ESCULENTA) FERMENTASI (NADYA KHOLIZAH SARI SIMANJUNTAK, 2025)