Latar belakang. pemberian asi pada bayi merupakan makanan terbaik yang diberikan untuk bayi dalam usia 6 bulan pertama, dan mulai usia 6 bulan bayi mendapat makanan pendamping asi (mp-asi). fenomena yang terjadi dimasyarat adalah ibu lebih memilih memberikan mp-asi dini (pada usia kurang dari 6 bulan) karena menganggap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. tujuan. untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping asi dengan status gizi bayi usia 7-12 bulan di posyandu puskesmas singkil kabupaten aceh singkil. metode. penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional, dilakukan pada 73 responden pada tanggal 1-30 november 2012. pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan melihat kartu menuju sehat (kms). hasil. dari 73 responden hasil uji chi-square ada hubungan pemberian mp-asi dengan status gizi bayi, nilai p value 0,001 (? ? 0,05), ada hubungan frekuensi pemberian mp-asi dengan status gizi bayi, nilai p value 0,004 (? ? 0,05). hasil uji fisher exact ada hubungan jenis mp-asi dengan status gizi bayi, nilai p value 0,047 (? ? 0,05), tidak ada hubungan riwayat pemberian asi dengan status gizi bayi, nilai p value 0,450 (? > 0,05). hasil uji mann whitney ada hubungan status gizi bayi yang diberi asi eksklusif selama 6 bulan dengan bayi yang mendapat mp-asi dini dengan nilai p value 0,001 (? ? 0,05). kesimpulan. terdapat hubungan pemberian makanan pendamping asi dengan status gizi bayi usia 7-12 bulan di posyandu puskesmas singkil kabupaten aceh singkil. kata kunci : asi, mp-asi, status gizi, kartu menuju sehat
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 7 – 12 BULAN DI POSYANDU PUSKESMAS SINGKILRNKABUPATEN ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI BAYI (6-12 BULAN) DI DESA LAMLAGANG KECAMATAN BANDA RAYA BANDA ACEH TAHUN 2011 (Mifta Amalia, 2022)