Katarak merupakan suatu penyakit mata ditandai dengan kekeruhan pada lensa dan paling sering menyebabkan kebutaan pada penderitanya. penggunaan biometri adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap hasil tajam penglihatan pasca operasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pengukuran power intraocular lens (iol) dengan menggunakan biometri ditinjau dari tajam penglihatan pasien pasca operasi katarak. metode yang digunakan adalah deskriptif observasional. sampel penelitian ini adalah 21 pasien katarak senilis yang dikumpulkan secara accidental sampling di poliklinik mata balai layanan umum daerah rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin (blud rsudza) banda aceh sejak bulan januari 2013 sampai bulan februari 2013. data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengukuran power intraocular lens (iol) dengan menggunakan biometri ditinjau dari tajam penglihatan pasien pasca operasi katarak dikatakan baik sebesar 71%, sedang sebesar 24%, dan buruk sebesar 5%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PENGUKURAN POWER INTRAOCULAR LENS (IOL) DENGAN MENGGUNAKAN BIOMETRI DITINJAU DARI TAJAM PENGLIHATAN PASIEN PASCA OPERASI KATARAK DI POLIKLINIK MATA BLUD RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : PERBANDINGAN TAJAM PENGLIHATAN PASCA OPERASI KATARAK SENILIS DENGAN TEKNIK PHACOEMULSIFICATION DAN SMALL INCISION CATARACT SURGERY DI BLUD RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Asri Mukti Nanta , 2016)