Elvy mauliza. (2025). etnobotani dan strategi konservasi tumbuhan obat di pemukiman blang ara kecamatan seunagan timur kabupaten nagan raya. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan prof. dr. djufri, m. si., dan dr. vivera ruselli puspa, s. pd., m. pd. provinsi aceh mempunyai banyak sumber daya alam, termasuk tumbuhan obat yang dimanfaatkan masyarakat setempat untuk pengobatan tradisional. salah satunya masyarakat pemukiman blang ara, kecamatan sunagan timur, kabupaten nagan raya. masyarakat setempat masih sangat percaya bahwa tumbuh-tumbuhan dapat menjadi obat yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit. masyarakat setempat masih percaya akan neurajah yang dilakukan oleh tabib-tabib yang ada di pemukiman tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan obat yang digunakan, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, mengetahui cara pengolahan tumbuhan untuk dijadikan sebagai obat dan mengetahui strategi konservasi yang digunakan untuk melestarikan tumbuhan obat yang digunakan. metode yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur (semi-structured interview) dengan menggunakan pedoman wawacara yang telah disusun. populasi penelitian adalah masyarakat di pemukiman blang ara merupakan gabungan dari 10 desa. sampel penelitian ini diambil dari 5 desa secara purposive sampling dengan jumlah responden 40 (terdiri dari tabib dan masyarakat). instrumen dalam penelitian ini adalah daftar pertanyaan wawancara yang telah disusun. adapun analisis data secara deskriptif akan disajikan dalam bentuk tabel serta menampilkan foto atau gambar dari spesies tumbuhan obat yang ditemukan. hasil penelitian ditemukan 68 spesies tumbuhan dari 39 familia yang dimanfaatkan sebagai obat. bagian yang digunakan sebagai yaitu daun, buah, bunga, akar dan batang. cara pengolahan spesies tumbuhan yaitu direbus, dikunyah, ditumbuk/dihaluskan, diperas dan digunakan langsung. spesies tumbuhan ini didapatkan dari pasar, di halaman rumah dan di hutan atau kebun. kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat pemukiman blang ara masih menggunakan tumbuhan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang sudah menjadi tradisi turun temurun di daerah tersebut. kata kunci: blang ara, etnobotani, konservasi, nagan raya, tumbuhan obat,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ETNOBOTANI DAN STRATEGI KONSERVASI TUMBUHAN OBAT DI PEMUKMAN BLANG ARA KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas KIP Biologi,2025
Baca Juga : PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS, TEMMINCK 1847) DENGAN MANUSIA DI DESA BLANG LANGO,RNKECAMATAN SEUNAGAN TIMUR, KABUPATEN NAGAN RAYA (Iesyatir Raziah, 2024)
Abstract
Elvy Mauliza. (2025). Ethnobotany and Medicinal Plant Conservation Strategy in the Blang Ara Settlement, East Seunagan District, Nagan Raya Regency. [Script. Syiah Kuala University]. Under direction of Prof. Dr. Djufri, M. Si., and Dr. Vivera Ruselli Puspa, S. Pd., M. Pd. The Aceh Province has many natural resources, including medicinal plants that the local community utilizes for traditional healing. One such community is in Blang Ara Settlement, East Sunagan District, Nagan Raya Regency. The local people still firmly believe that plants can serve as effective medicine to cure diseases. They also have faith in the healing practices conducted by the traditional healers in the settlement. This research aims to identify the species of medicinal plants used, the parts of the plants that are utilized, the methods of processing these plants into medicine, and the conservation strategies employed to preserve the medicinal plants used. The method used is semi-structured interviews with a prepared interview guide. The study population consists of the community in Blang Ara Settlement, which is a combination of 10 villages. The sample for this research was taken from 5 villages using purposive sampling, with a total of 40 respondents (comprising traditional healers and community members). The instrument for this study is a list of interview questions that have been prepared. Data analysis will be presented descriptively in the form of tables and will include photos or images of the medicinal plant species found. The research findings identified 68 species of plants from 39 families used as medicine. The parts used include leaves, fruits, flowers, roots, and stems. The processing methods for these plant species include boiling, chewing, grinding, squeezing, and using them directly. These plant species are obtained from markets, home gardens, forests or farms. This research concludes that the people of Blang Ara Settlement still use plants to treat various diseases, a tradition that has been passed down through generations in the area. Keywords: Blang Ara, Ethnobotany, Conservation, Nagan Raya, Medical Plant
Baca Juga : PERSEPSI MASYARAKAT SEUNAGAN TIMUR TERHADAP TAREKAT ABU HABIB MUDA SEUNAGAN PEULEKUNG DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Warni sasmita, 2023)