Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton busa bertulang beragregat bongkahan cangkang sawit (b4-bcs). bongkahan cangkang sawit (bcs) yang dipakai sebagai pengganti agregat kasar dalam campuran beton ringan berasal dari pabrik pengolahan kelapa sawit pt. rama jaya pramukti kabupaten kampar - riau. benda uji yang digunakan dalam penelitian ini berupa 3 buah balok berukuran 15 30 x 220 cm. mutu beton busa bcs yang digunakan sebesar 25 mpa, fas 0,35 dan spesific gravity (sg) = 1,6 mutu baja 360 mpa untuk tulangan pokok dan 265 mpa untuk tulangan sengkang. diameter tulangan tekan digunakan 2 diameter 13,6 mm dan 2 diameter 15,6 mm untuk tulangan tarik, sedangkan tulangan sengkang digunakan diameter 8,2 mm. persentase bcs digunakan 10% dari berat volume beton dengan diameter maksimum 19,l mm. hasil penelitian menunjukkan rasio perbandingan teoritis antara pa terhadap pea«tr kurang dari 1 (pas < pea). rasio vaberkisar antara 0,45-0,72 vn lendutan yang terjadi pada balok b4-bcs-20 dan balok b4- bcs-0 yaitu 0,651 cm dan 0,240 cm dengan pola kehancuran geser. pada balok b4-bcs-15 lendutan yang terjadi adalah 0,778 cm dengan pola kehancuran kombinasi (lentur-geser). kata kunci : beton busa bertulang, agregat ringan bcs, perilaku geser, pola retak.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERILAKU GESER BALOK BETON BUSA BERTULANG MENGGUNAKAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT. Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Sipil,2010
Baca Juga : ANALISIS KAPASITAS GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR (CUT ZARA HALLA SAJIDA, 2016)