Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh produksi, upah, dan rasio modal-upah terhadap kesempatan kerja pada industri pengolahan besar dan sedang di indonesia. dengan mengetahui elastisitas produksi dapat dianalisis bagaimana peranan perubahan produksi terhadap kesempatan kerja. elastisitas upah digunakan untuk mengetahui apakah industri tersebut termasuk padat karya atau padat modal. sedangkan elastisitas rasio modal-upah digunakan untuk mengetahui b~gaimana; pertukaran antar input modal dengan tenaga kerja ~pakah mudah atau sukar. penelitilan ini menggunakan data skunder yang dikeluarkan oleh badan pusat statistik (bps) dari tahun 1980 sampai tahun 1995. data yang diambil adalah modal, upah, dan produksi industri pengolahan, indek harga konsumen, indek produksi industri besar dan sedang, jumlah perusahaan, serta jumlah tenagafkerja yang bekerja pada industri tersebut. data itu dianalisils dengan menggunakan teknik analisis metode kuadrat terkecil (ordinary least square). 11 hasil penelitian menunjukkan elastisitas produksi yang mempunyai nilai positif dan bersifat inelastis di seluruh subsektor industri 'pengolahan. ini menunj ukkan kenaikan produktivitas"yang disebabkan oleh kenaikan faktor produksi modal. sedangkan elastisitas upah menunjukkan nilai yang negatif dan inelastis. ini berarti industri pengolahan besar dan sedang bersifat padat karya. terakhir elastisitas substitusi menunjukkan nilai yang negatif dan bersifat inelastis. ini berarti pertukaran antara input modal dan tenaga kerja relatif sukar dilakukan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KESEMPATAN KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN BESAR DAN SEDANG DI INDONESIA. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,1998
Baca Juga : ANALISIS PERMINTAAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI SUMATERA UTARA (Rinaldi, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UMP TERHADAP KESEMPATAN KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI DI KABUPATEN ACEH TIMUR (ABDUL AZIZ, 2025)