Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat keuntungan dan likuiditas saham setelah ipo dalam jangka pendek dan jangka panjang. hal ini dilakukan berdasarkan pada beberapa literatur yang menunjukkan fenomena setelah ipo, keuntungan dalam jangka pendek meningkat dan akan menurun dan jangka panjang. begitu juga dengan likuiditas saham, dalam jangka pendek likuiditas meningkat dan akan menurun dalam jangka panjang. pengamatan jangka pendek dilakukan selama i bulan setelah ipo yaitu 22 hari perdagangan. sedangkan pengamatan jangka panjang dilakukan selama 1 tahun setelah ipo yaitu 10 bu ian perdagangan. diambil 1 0 bu ian karena 1 bulan digunakan untuk pengamatan jangka pendek dan 1 bulan untuk mengantisipasi counfounding effect yang diakibatkan oleh publishnya pengumuman laba. sample dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar si bursa efak jakarta yang melakukan ipo tahun 2000 sampai dengan 2004; perusahaan tidak dikelompokkan kedalam jenis jasa keuangan, kriteria ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkin~n pengaruh regulasi tertentu yang dapat mempengaruhi variabel penelitian; perusahaan tidak tergolong kedalam jenis industri perhotelan, travel, transportasi, dan real estate, ketentuan ini didasarkan pada pertimbangan jenis industri tersebut mempunyai kerakteristik keuangan yang berbeda dengan jenis industri perdagangan dan industri manufaktur; perusahaan masih terdaftar minimal satu tahun setelah ipo. hal ini dimaksudkan untuk melihat tingkat keuntungan saham yang ditujukan dengan pergerakan return saham. berdasarkan kriteria diatas maka diperoleh 52 perusahaan yang menjadi sampel dari 91 perusahaan yang melakukan ipo di tahun 2000-2004. hipotesis dalam penelitian ini akan diuji dengan menggunakan statistik parametrik. hipotesis diuji dengan menggunakan one-sample t-test dan uji t beda 2 rerata. normalitas data diuji dengan menggunakan kolmogrorov-smirnov test. hasil pengujian menunjukkan abnormal return dan likuiditas menurun dalam jangka pendek dan jangka panjang. hasil penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian aggarwal er.al (1993) di brasilia, chilie, meksiko yang menunjukkan bahwa abnormal return saham setelah ipo meningkat dalam jangka pendek dan menurun dalam jangka panjang. namun hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh garang (1993); rizka (1995); dan wijdjaya (1996) di indonesia yang menyimpulkan bahwa kinerja saham setelah ipo mengalami penurunan dalam jangka pendek danjangka panjang. berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa basil penelitian tidak berhasil mendukung hipotesis yang dikemukakan yaitu keuntungan dan likuiditas meningkat dalam jangka pendek dan menurun dalam jangka panjang. hal ini mungkin disebabkan oleh peningkatan harga saham yang tidak signifikan dan ihsg yang relatif stabil. hal ini juga menunjukkan bahwa fenomena indonesia untuk tingkat keuntungan dan likuiditas saham setelah ipo dalam jangka pendek dan jangka panjang berbeda dengan apa yang terjadi di eropa, usa, dan amerika latin kata kunci : ipo, tingka keuntungan saham, likuiditas saham, abnormal return, aktivitas volume perdagangan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KEUNTUNGAN DAN LIKUIDITAS SAHAM SETELAH IPO PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DIBEJ PERIODE 2000-2004. Banda Aceh Program Studi Magister Akuntansi,2006
Baca Juga : PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS DAN RETURN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (Dewi Asna, 2020)