Keterkaitan ekonomi antarsektor dalam suatu perekonomian baik perekonomian suatu negara maupun perekonomian suatu daerah sangat penting untuk di analisis.untuk mengetahui masalah keterkaitan ekonomi di daerah istimewa aceh maka penelitian ini akan mengkaji mengenai keterkaitan antarsektor melalui analisis tabel input-output. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari badan pusat statistik (bps). data yang diambil adalah data tabel 1-0 1988 dan tabel 1-0 1997. sektor-sektor yang dipilih sebanyak 8 sektor yang relatif dominan, yaitu sektor padi , sektor perkebunan, sektor peternakan, sektor kehutanan, sektor perikanan, sektor industri makanan, minuman, dan tembakau sektor pengilangan minyak bumi/lng/lpg. model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model input-output. variabel-variabel yang digunakan adalah : matrik output produk domestik (p), matrik identity (i), matrik koefisien input dari input domestik (a) dan matrik vektor permintaan akhir terhadap produk domestik (f'). berdasarkan hasil penelitian dijelaskan bahwa keterkaitan antar sektor dalam perekonomian daerah istimewa aceh mengalami perubahan selama beberapa tahun. setiap sektor memiliki tingkat keterkaitan yang berbeda-beda dengan sektor lain yang ditunjukkan dengan jumlah input dan output sektor tersebut dan besarnya koefisien input yang diperoleh sektor tersebut. implikasi dari hasil penelitian bahwa sektor-sektor perekonomian tersebut akan mengalami perubahan dan peningkatan apabila faktor tehnologi dan tingkat efisiensi setiap sektor ekonomi diperhitungkan dalam setiap usaha.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KETERKAITAN ANTARSEKTOR DALAM PEREKONOMIAN DAERAH ISTIMEWA ACEH MELALUI ANALISIS TABEL I-O. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,2000
Baca Juga : ANALISIS DAMPAK KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH TERHADAP TOTAL PENERIMAAN PEMBANGUNAN DAERAH ISTIMEWA ACEH (Ismail Yusuf, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN DAERAH TINGKAT II ACEH SELATAN (H T Hussain Alamsyah, 2025)