Ringkasan perubahan sifat-sifat fisika entisol dan hasil kedelai akobat sisitem olah tanah dan pemberian tiga jenis bahan orgamik . masalah yang sering dihadapi dlam pengolahan tanah adalah penggunaan teknologi tidak sesuai dengan kondisi dan situasi tanah serta terjadi pelanggarag-pelanggaran terdahap kaedah-kaedah konservasi tanah dan air merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kemunduran produktivitas tanah, oleh karena itu pula perlu dilakukan penelitian sejauhmana perubahan sifat-sifat fisika entisol dan hasil kedelai akibay system olah tanah dan pemberian bahan organic. tujuan penelitian ni adalah untuk menkaji pengaruh system olah tanah dan bahan organik terhadap perubahan sifat-sifat fisika entisol (bobot isi, porositas total, persentase agregasi dan indeks stabilitas agregat). penelitian ini dilakukan di desa lamgaboh kemukiman kueh kabupaten aceh besar pada tanah ordo entisol mulai tanggal 20 april sampai dengan 20 juli 2001 dan dilaboratorium fisika dan kimia tanah fakultas pertanian universitas syiah kuala darussalam. areal yang digunakan selama penelitian sebanyak 36 petak dengan ukuran masing-masing petak 3 x 3 meter yang dibagi dalam tiga ulangan dan masing-masing ulangan 2 petak penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) faktorial yang terdiri atas dua faktor. yaitu (i) jenis bahan organik (b) terdiri atas 4 taraf yaiut tanpa bahan organik (bo), pupuk kandang (bl); daun gamla (b2). dan jerami padi (b3) masing-masing 10 ton per hekar (2) sistem olah tanah yang terdiri tanpa olah tanah (t0). olah tanah minimum (tl). dan olah tanah komvensional (t2) sifat-isfat tanah sebelum penelitian adalah (1) sifat kimia tanah pada kedalam 0- 19 c m. n total 015 %, po 0,69 ppm p brary dan k2o 0 0,06 me/00 g (2) sifat fisika tanahterdiri dari bobot isi 1,48 g cm, porositas total 44 % persenase agresi 45,22% dan indeks stabilitas agrerat pada kedalaman 0,19 cm , lempeng berliat dan kedalaman 72,99 cm. lempeng liat berpasir. penelitian terdapat pengarah sistem olah tanah terhadap indeks stabilitas agrerat dan bobot biji kedelai perhektar. indeks stabilitas tertinggi terdapat pada system tanpa ilah tanah minimum 2,86 ton/hektar. biji kering kombinasi antara system olah tanah dan pemberian bahan organic tidak mempengaruhi bobot isi, porositas taotal persenatase agregasi dan indeks stabilitas agrerat, tetepi mempengaruhi bobot uji kedelai per hektar. bobot biji kedelai per hektar tertinngi didpat pada system oolah tanah minimum dan pemberian bahan organic daun gamal (3,64 ton per hektar) biji kering.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PERUBAHAN SIFAT-SIFAT FISIKA ENTISOL DAN HASIL KEDELAI AKIBAT SISTEM OLAH TANAH DAN PEMBERIAN BAHAN ORGANIK. Banda Aceh Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan,2002
Baca Juga : PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH (Karnilawati, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL JAGUNG AKIBAT SISTEM OLAH TANAH DAN KEDALAMAN DRAINASE (M. Yusuf, 2025)