Tanah lempung memiliki karakteristik yang berubah-ubah dalam menahan beban, sehingga sering menjadi kendala dalam proyek konstruksi. kondisi ini berdampak pada penurunan daya dukung dan kestabilan, khususnya berkaitan dengan kestabilan lereng dan pengendalian erosi di daerah aliran sungai. salah satu pendekatan alami yang dapat digunakan untuk memperbaiki sifat tanah adalah dengan memanfaatkan akar tanaman. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pencampuran akar rumput gajah (pennisetum purpureum) terhadap parameter kuat geser tanah lempung, yaitu sudut geser (ϕ) dan kohesi (c). variasi kadar pencampuran akar yang digunakan adalah 0%, 0,1%, 0,3%, dan 0,5%, dengan panjang akar 2 cm dan 3 cm. uji geser langsung (direct shear test) dilakukan untuk mengukur perubahan sifat mekanis tanah setelah pencampuran akar. hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran akar rumput gajah meningkatkan parameter kuat geser tanah. sudut geser meningkat dari 8,42° menjadi 12,56° pada pencampuran 0,3% akar dengan panjang 3 cm. sementara itu, kohesi meningkat dari 0,42 kg/cm² menjadi 0,62 kg/cm² pada pencampuran 0,5% akar dengan panjang 3 cm. analisis statistik menunjukkan korelasi yang kuat antara kadar akar dengan peningkatan sudut geser dan kohesi tanah. kesimpulannya, pencampuran akar rumput gajah dapat menjadi pendekatan alami yang efektif dalam meningkatkan kestabilan tanah lempung.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENCAMPURAN AKAR RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUMRNPURPUREUM) TERHADAP PENAMBAHAN PUPUK UREA,RNPUPUK KANDANG DAN KOMBINASI (meri andayani, 2014)
Abstract
Clay soil exhibits variable characteristics in bearing loads, often posing challenges in construction projects. This condition affects bearing capacity and overall stability, particularly in relation to slope stability and erosion control in river basin areas. One natural approach to improve soil properties involves the use of plant roots. This study aims to analyze the effect of mixing elephant grass roots (Pennisetum purpureum) on the shear strength parameters of clay soil, namely the internal friction angle (ϕ) and cohesion (c). The root mixture variations used were 0%, 0.1%, 0.3%, and 0.5%, with root lengths of 2 cm and 3 cm. The direct shear test was conducted to measure changes in the mechanical properties of the soil after mixing with roots. The results showed that the addition of elephant grass roots increased the soil's shear strength parameters. The internal friction angle increased from 8.42° to 12.56° at a 0.3% root mixture with a length of 3 cm, while cohesion increased from 0.42 kg/cm² to 0.62 kg/cm² at a 0.5% mixture with the same root length. Statistical analysis indicated a strong correlation between root content and the improvement of friction angle and cohesion. In conclusion, the incorporation of elephant grass roots is an effective natural approach to enhance the stability of clay soil.
Baca Juga : KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) (Rika Arnita, 2024)