Abstrak shara miranda. (2025). penggunaan kata sapaan kekerabatan di kabupaten aceh barat daya. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan armia, s.pd., m.hum., dan maya safhida, s.pd., m.pd. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan penggunaan kata sapaan kekerabatan di kabupaten aceh barat daya. metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. penelitian dilaksanakan di tiga kecamatan di kabupaten aceh barat daya, yaitu kecamatan kuala batee, susoh, dan manggeng dengan subjek penelitian adalah masyarakat setempat. pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi partisipatif dan dianalisis dengan teknik analisis wacana. hasil penelitian mengidentifikasi total 152 bentuk sapaan kekerabatan yang terdiri dari 26 bentuk dalam keluarga inti, 45 bentuk dalam garis keturunan, dan 81 bentuk dalam hubungan perkawinan. dalam bahasa aceh, penutur menggunakan beberapa bentuk sapaan untuk anggota keluarga inti diantaranya apak dan ayah untuk ayah. mak, mamak, dan nyanyak untuk ibu. abang untuk kakak laki-laki. akak untuk kakak perempuan. serta adek atau nama langsung untuk adik. untuk garis keturunan, digunakan sapaan diantaranya sapaan abuwa dan yahwa untuk kakak laki-laki ayah mak abang, mak akak, miwa untuk kakak perempuan ayah serta sapaan khusus untuk berbagai tingkat generasi dalam keluarga. dalam hubungan perkawinan, digunakan bentuk sapaan diantaranya sapaan yah tuan untuk mertua laki-laki dan mak tuan untuk mertua perempuan. dalam bahasa jamee, ditemukan dua bentuk sapaan untuk ayah yaitu ayah dan abah, satu bentuk untuk ibu yaitu umak, tiga bentuk untuk kakak laki-laki yaitu abang, ubang, dan uda dua bentuk untuk kakak perempuan yaitu kak dan uni serta satu bentuk untuk adik yaitu adiak. sistem kata sapaan dalam garis keturunan dan hubungan perkawinan juga memiliki bentuk-bentuk khas diantaranya sapaan yahwo untuk kakak laki-laki ayah dan yah tuen untuk mertua laki-laki. kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sistem sapaan kekerabatan di kabupaten aceh barat daya sangat kaya dan kompleks. penggunaan kata sapaan bervariasi berdasarkan bahasa yang digunakan, yaitu bahasa aceh dan bahasa jamee, dengan masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. kata kunci: sapaan kekerabatan, bahasa aceh, bahasa jamee.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGGUNAAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas FKIP (S1),2025
Baca Juga : PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN DALAM BAHASA ANEUK JAMEE PADA MASYARAKAT GAMPONG LHOK KEUTAPANG, KECAMATAN TAPAKTUAN, KABUPATEN ACEH SELATAN (LIZA HARIANTI SUKMA, 2021)
Abstract
ABSTRACT Shara Miranda. (2025). The Use of Kinship Address Terms in Southwest Aceh Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Armia, S.Pd., M.Hum., and Maya Safhida, S.Pd., M.Pd. This research aims to identify the use of kinship address terms in Southwest Aceh Regency. The method used is a qualitative approach with descriptive research type. The research was conducted in three sub-districts in Southwest Aceh Regency, namely Kuala Batee, Susoh, and Manggeng sub-districts with the research subjects being the local community. Data collection was carried out using participatory observation techniques and analyzed using discourse analysis techniques. The research results identified a total of 152 forms of kinship address terms consisting of 26 forms in nuclear family, 45 forms in lineage, and 81 forms in marriage relationships. In Acehnese language, speakers use several address forms for nuclear family members including Apak and Ayah for father, Mak, Mamak, and Nyanyak for mother, Abang for older brother, Akak for older sister, and Adek or direct names for younger siblings. For lineage, address terms used include Abuwa and Yahwa for father's older brother, Mak Abang, Mak Akak, Miwa for father's older sister, as well as specific address terms for various generational levels in the family. In marriage relationships, address forms used include Yah Tuan for father-in-law and Mak Tuan for mother-in-law. In Jamee language, two address forms were found for father namely Ayah and Abah, one form for mother namely Umak, three forms for older brother namely Abang, Ubang, and Uda, two forms for older sister namely Kak and Uni, and one form for younger sibling namely Adiak. The address term system in lineage and marriage relationships also has distinctive forms including Yahwo for father's older brother and Yah Tuen for father-in-law. The research conclusion shows that the kinship address system in Southwest Aceh Regency is very rich and complex. The use of address terms varies based on the language used, namely Acehnese and Jamee languages, each having its own distinctive characteristics. Keywords: Kinship Address Terms, Acehnese Language, Jamee Language.
Baca Juga : PERAN LAULU DALAM SISTEM KEKERABATAN PADA MASYARAKAT SIMEULUE BARAT (Maswini, 2021)